8 Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh, Hindari Konsumsi Berlebihan

Jumat, 9 Desember 2022 09:09 Reporter : Jevi Nugraha
8 Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh, Hindari Konsumsi Berlebihan ilustrasi daging merah. www.livescience.com

Merdeka.com - Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi penting diketahui setiap orang. Lemak jenuh atau lemak jahat yang terkandung dalam makanan bisa meningkatkan risiko penyakit berbahaya dalam tubuh. Maka dari itu, sebaiknya tidak mengonsumsi secara berlebihan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.

Melansir dari Healthline, lemak jenuh adalah jenis lemak yang berasal dari hewan. Bila dikonsumsi secara berlebihan, lemak jenuh dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan mengganggu kesehatan tubuh.

Mengingat banyaknya dampak buruk lemak jahat bagi tubuh, penting mengetahui makanan yang mengandung lemak jenuh. Dengan begitu, nantinya Anda dapat mengurangi dan tidak mengonsumsi makanan dengan lemak jenuh tinggi secara berlebihan.

Berikut makanan yang mengandung lemak jenuh yang merdeka.com lansir dari Healthline dan sumber lainnya:

2 dari 3 halaman

Produk Susu

ilustrasi susu gandum
istockphoto.com

Makanan yang mengandung lemak jenuh pertama adalah produk susu. Produk susu, seperti keju, es krim, dan kue, memiliki kandungan lemak jenuh cukup tinggi. Untuk mengurangi jumlah lemak jenuh di tubuh, ada baiknya memilih susu atau produk susu dengan kandungan lemak jenuh rendah.

Bila mengonsumsi secara berlebihan lemak jenuh, bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Untuk itu, konsumsi makanan yang mengandung minyak jenuh dengan tidak berlebihan.

Daging Merah

Makanan yang mengandung lemak jenuh selanjutnya adalah daging merah. Daging merah seperti daging kambing dan sapi memiliki kandungan lemak jenuh sangat tinggi.Mengonsumsi daging tinggi lemak setiap hari dapat membuat kadar kelosterol bertambah.

Agar bisa mengontrol kolesterol, sebaiknya tidak mengonsumsi daging merah secara berlebihan. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir kadar kolesterol akan naik yang dinilai bisa memicu datangnya berbagai penyakit.

Keju

Keju juga menjadi salah satu makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi. Meski makanan ini sumber protein dan kalsium baik, tetapi di dalamnya juga memiliki kandungan lemak jenuh banyak. Maka dari itu, pastikan untuk mengonsumsi keju secara wajar dan tidak berlebihan.

Ikan Sarden

Makanan yang mengandung lemak jenuh lainnya adalah ikan sarden. Setiap 100 gram ikan sarden memiliki kandungan lemak jenuh sekitar 29, 9 gram.

Ikan sarden dikenal memang memiliki kandungan minyak. Saat dimasak, kandungan minyak dan lemak dalam ikan ikni keluar yang mana membuat cita rasanya semakin lezat. Namun, hindari untuk mengonsumsi ikan sarden secara berlebihan karena mengandung lemak jenuh cukup tinggi.

3 dari 3 halaman

Paha Ayam

ilustrasi paha ayam
©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Jacek Chabraszewski

Paha ayam juga memiliki kandungan lemak jenuh cukup tinggi. Sekitar 300 gram daging paha ayam beserta kulitnya mengandung kurang lebih 6,9 gram lemak jenuh. Sedangkan yang disarankan untuk dikonsumsi hanya 1, 6 gram saja.

Bila Anda ingin mengonsumsi daging ayam, hindari bagian paha ayam yang lemak jenuhnya tinggi. Dengan begitu, Anda dapat mengontrol kolesterol dan barat badan dengan baik.

Minyak Kelapa

Makanan mengandung lemak jenuh lainnya adalah minyak kelapa. Minyak kelapa mengandung lebih dari 90 persen lemak jenuh. Asam lemak jenuh yang paling banyak di dalam minyak kelapa adalah asam laurat, yaitu sebanyak 47 persen. Meski begitu, jika mengonsumsi minyak kelapa secara teratur dan tidak berlebihan, bisa menjaga kesehatan tubuh.

Cokelat

Cokelat termasuk makanan yang mengandung lemak jenuh cukup tinggi. Sekitar 32,4 gram lemak jenuh terkandung dalam 100 gram cokelat yang sudah dimasak. Untuk itu, pastikan tidak mengonsumsi cokelat secara berlebihan.

Makanan Berminyak

Makanan berminyak seperti olahan yang menggunakan mentega, minyak sayur, atau mayones, memiliki kandungan lemak jenuh tinggi. Bila makanan yang Anda konsumsi menambahkan minyak tersebut, makanan yang tadinya sehat dan bergizi tinggi menjadi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.

Metode memasak dengan cara menggoreng dalam minyak membuat makanan mengandung lemak jenuh. Oleh sebab itu, pilih cara memasak yang lebih sehat, seperti mengukus atau merebus.

[jen]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini