7 Tips Yang Orang Tua Bisa Lakukan Saat Anak Demam di Tengah Pandemi

Sabtu, 21 November 2020 07:58 Reporter : Merdeka
7 Tips Yang Orang Tua Bisa Lakukan Saat Anak Demam di Tengah Pandemi anak demam pandemi. ©2020 Merdeka.com/pixabay.com

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 menyadarkan setiap orang untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan serta menjaga daya tahan tubuh. Namun tak terelakkan selama masa pandemi, seseorang mengalami sakit pula, termasuk anak-anak. Keluhan paling sering dirasakan adalah demam, yang sebenarnya bukan termasuk penyakit, melainkan tanda atau gejala penyakit lain yang butuh observasi lebih lanjut.

Menurut dr. H. Mohammad Komarudin, Sp. A, beda penyakit, beda pula pola demamnya. Misalnya demam pada kasus demam berdarah biasanya berlangsung 5-7 hari. Pada saat awal demam hari pertama hingga keempat selalu tinggi di kisaran 39-40 derajat Celcius. Masuk hari kelima, demam pada demam berdarah mengalami penurunan, yang harus diwaspadai apakah menuju proses penyembuhan atau sebaliknya, semakin gawat.

Lain lagi dengan demam pada demam tifoid yang umumnya berlangsung selama tujuh hari. Pola demamnya bertahap mirip anak tangga, seperti mulai dari 37,5 derajat Celcius ke 38 derajat Celcius dan seterusnya. Demam ini kadang meninggi saat sore hingga malam hari, kemudian turun pada pagi hari tapi tidak sampai titik normal. Selain itu, disertai mengigau atau penurunan kesadaran, gangguan saluran pencernaan, dan lain sebagainya.

Masih banyak lagi pola-pola demam pada penyakit berbeda yang patut diperhatikan seseorang, termasuk orang tua yang memiliki anak sedang mengalami demam.

Sebagai orang tua, ketika mengetahui anak demam, ada beberapa penanganan yang bisa dilakukan. Mari kita simak bersama-sama.

Baca Selanjutnya: Berikut ulasannya...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Covid 19
  3. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini