7 Manfaat Cabai Rawit untuk Kesehatan, Nutrisinya Efektif Meredakan Penyakit

Senin, 30 Maret 2020 07:30 Reporter : Ani Mardatila
7 Manfaat Cabai Rawit untuk Kesehatan, Nutrisinya Efektif Meredakan Penyakit cabai rawit. ©2012 cayennepepperdiet.org

Merdeka.com - Manfaat cabai rawit untuk kesehatan ada beraneka ragam. Manfaat cabai rawit sudah dirasakan sejak lama sebagai obat tradisional. Selain itu, cabai juga menjadi bumbu masakan yang memberikan rasa pedas. Cabai rawit (Frutescens Capsicum), merupakan tanaman semak yang tumbuh di iklim subtropis dan tropis.

Sementara itu, praktisi obat-obatan tradisional Tiongkok dan Ayurvedic menggunakan cabai rawit untuk berbagai penyakit, salah satunya untuk mengobati masalah peredaran darah. Rasa pedasnya cabai rawit berasal dari capsaicin, yang merupakan salah satu senyawa yang mendatangkan manfaat cabai rawit.

Semakin tinggi kandungan capsaicin pada cabai rawit, maka semakin pedas juga rasa pedasnya. Semakin banyak capsaicin di dalamnya, maka semakin panas cabai tersebut. Selain sensasi pedasnya yang nikmat, ada beberapa manfaat cabai rawit yang bisa Anda rasakan.

Berikut manfaat cabai rawit untuk kesehatan tubuh yang telah merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (30/3/2020).

1 dari 7 halaman

Meningkatkan Metabolisme Tubuh

ilustrasi lemak di perut

Shutterstock/joesayhello

Dilansir dari Healthline, manfaat cabai rawit yang didapat dari senyawa capsaicin ini memiliki sifat meningkatkan metabolisme. Senyawa tersebut membantu meningkatkan jumlah panas yang dihasilkan tubuh. Hal ini membuat Anda membakar lebih banyak kalori per hari.

Dalam sebuah penelitian, orang-orang yang sarapan mengandung capsaicin dan minyak trigliserida rantai sedang maka akan membakar 51% lebih banyak kalori selama makan itu, dibandingkan dengan orang-orang yang tidak sarapan dengan capsaicin.

Dalam penelitian lain, orang yang makan 1 gram cabai merah hanya membakar 10 kalori lebih banyak selama empat setengah jam, dibandingkan dengan mereka yang tidak makan cabai rawit.

Penting juga untuk diketahui bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi cabai rawit tidak terus menuai manfaat yang sama dari waktu ke waktu, karena tubuh mereka beradaptasi dengan efeknya.

2 dari 7 halaman

Mengurangi Rasa Lapar

003 febrianti diah kusumaningrum

Shutterstock/Ilya Andriyanov

Manfaat cabai rawit berikutnya dapat mengurangi rasa lapar, sehingga membuat Anda makan lebih sedikit dan merasa kenyang lebih lama.

Banyak penelitian menunjukkan capsaicin dalam cabai merah membantu mengurangi rasa lapar. Satu penelitian menunjukkan bahwa itu karena makan cabai dapat mengurangi produksi hormonghrelinkelaparan.

Satu studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi capsaicin akan makan lebih sedikit sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya. Secara khusus, mereka yang mengonsumsi suplemen capsaicin, makan 10% lebih sedikit, sedangkan mereka yang minum minuman yang mengandung capsaicin makan 16% lebih sedikit.

3 dari 7 halaman

Menurunkan Tekanan Darah

darah

2018 Liputan6.com

Tekanan darah tinggi adalah risiko kesehatan yang sangat besar di seluruh dunia. Faktanya, lebih dari 40% orang dewasa di atas 25 memiliki tekanan darah tinggi.

Menariknya, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa capsaicin dalam cabai rawit dapatmengurangi tekanan darah tinggi. Sebuah studi pada tikus dengan tekanan darah tinggi menunjukkan bahwa konsumsi jangka panjang dari rempah-rempah makanan yang mengandung capsaicin membantu mengurangi tekanan darah.

Studi lain menunjukkan bahwa capsaicin membantu mengendurkan pembuluh darah pada babi, yang menyebabkan tekanan darah lebih rendah.

Penting untuk dicatat bahwa temuan di atas berdasarkan pada hewan, dan efek capsaicin mungkin berbeda pada manusia.

4 dari 7 halaman

Mendukung Kesehatan Pencernaan

Rempah-rempah beserta komponen aktif di dalamnya dapat memberikan banyak manfaat bagi perut Anda.

Misalnya, cabai rawit dapat membantu meningkatkan pertahanan lambung terhadap infeksi, meningkatkan produksi cairan pencernaan dan membantu mengantarkan enzim ke lambung.

Hal tersebut dilakukan dengan menstimulasi saraf di perut yang menandakan perlindungan terhadap cedera.

Sementara beberapa orang percaya bahwa makanan pedas dapat menyebabkan tukak lambung. Sebuah ulasan makalah telah menunjukkan bahwa capsaicin dalam cabai rawit sebenarnya dapat membantu mengurangi risiko sakit maag.

5 dari 7 halaman

Membantu Menghilangkan Rasa Sakit

ilustrasi sakit perut

iStockphoto

Manfaat cabai rawit berikut dapat menghilangkan rasa sakit. Manfaat cabai rawit ini didapat karena adanya capsaicin yang memiliki sifat menghilangkan rasa sakit yang kuat ketika diterapkan pada kulit dalam bentuk krim.

Capsaicin membantu mengurangi jumlah zat P, neuropeptida yang diproduksi oleh tubuh yang bergerak ke otak untuk memberi sinyal rasa sakit. Ketika lebih sedikit zat P diproduksi, sinyal rasa sakit tidak bisa lagi mencapai otak, dan perasaan sakit berkurang.

Capsaicin tersedia sebagai krim kulit dan sering direkomendasikan untuk kondisi berikut:

  • Nyeri sendi dan otot
  • Nyeri punggung bagian bawah
  • Nyeri setelah operasi
  • Nyeri karena kondisi saraf seperti herpes zoster

Selain itu, penting untuk dicatat bahwa krim capsaicin tidak boleh diterapkan pada luka terbuka atau kulit yang rusak.

6 dari 7 halaman

Mengurangi Risiko Kanker

Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Capsaicin dalam cabai rawit menunjukkan harapan dalam mengurangi risiko kanker.Diduga capsaicin melakukan ini dengan menyerang banyak jalur berbeda dalam proses pertumbuhan sel kanker.

Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa capsaicin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan bahkan menyebabkan kematian sel untuk berbagai jenis kanker, termasuk kanker prostat, pankreas dan kulit.

Sementara efek capsaicin pada sel kanker tampak menjanjikan, penting untuk dicatat bahwa temuan saat ini didasarkan pada penelitian laboratorium dan hewan. Efek Capsaicin pada kanker yang diderita manusia belum diteliti, dan dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk bisa diterapkan secara maksimal.

7 dari 7 halaman

Meredakan Gejala Pilek

Manfaat cabai rawit berikutnya dapat meredakan gejala pilek. Dilansir dari Medical News Today, beberapa orang menggunakan cabai rawit dalam pengobatan rumah untuk batuk, hidung tersumbat, dan untuk meredakan pilek.

Sebuah penelitian tahun2016menemukan bahwa capsaicin dapat meringankan gejala seperti bersin, hidung tersumbat, tetesan postnasal, dan batuk. Capsaicin diduga memiliki efek ini yang bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah yang melebar di hidung dan tenggorokan.

Para peneliti di sebuahstudi2019 yang melibatkan 46 peserta menemukan bahwa semprotan hidung capsaicin memberikan "bantuan cepat dan berkelanjutan yang signifikan" dari gejala-gejala di atas - ketika alergi bukanlah penyebabnya. Penyembuhan dimulai segera setelah 10 menit menggunakan semprotan.

Sementara itu, sebuahstudi tahun2015 menunjukkan bahwa cabai rawit diduga memiliki sifat antibakteri. Dalam tes laboratorium, para ilmuwan menemukan cabai rawit melawanstreptokokuskelompok A, yang merupakan jenis bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan dan penyakit lainnya.

[amd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini