7 Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Bisa Sebabkan Sakit Kepala

Selasa, 30 Juni 2020 11:00 Reporter : Ayu Isti Prabandari
7 Bahaya Tidur dengan Rambut Basah, Bisa Sebabkan Sakit Kepala Ilustrasi sakit kepala. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Mandi dan keramas merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh sebagian besar orang setelah selesai melakukan aktivitas. Kebiasaan ini umumnya dilakukan setelah selesai berolahraga, di mana rambut menjadi basah dan lepek terkena keringat. Tidak heran, mandi keramas menjadi cara terbaik untuk membuat tubuh kembali bersih dan segar.

Setelah tubuh kembali bersih dan merasa lebih segar, sering kali rasa kantuk datang seketika. Tidak heran, jika banyak orang merasa nyaman tidur setelah selesai mandi. Bahkan, sebagian orang mempunyai kebiasaan tidur dengan rambut basah setelah mandi keramas. Meskipun terasa nyaman, kebiasaan ini ternyata mempunyai berbagai dampak yang kurang baik bagi kesehatan.

Diketahui, terdapat beberapa bahaya kebiasaan tidur dengan rambut basah. Mulai dari rambut lebih cepat kusut, rambut bercabang, hingga sering menyebabkan sakit kepala. Bagi Anda yang memiliki kebiasaan ini, tentu pernah merasakan salah satu di antaranya. Jika kebiasaan ini dilakukan secara terus menerus, maka berbagai gangguan kesehatan rambut dan gangguan kesehatan yang lain bisa terjadi.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa bahaya kebiasaan tidur dengan rambut basah. Dengan mengetahuinya, kemudian bisa mulai belajar mengurangi kebiasaan buruk ini sedikit demi sedikit. Dilansir dari Fimela.com, berikut beberapa bahaya tidur dengan rambut basah yang perlu diketahui.

1 dari 7 halaman

Iritasi Kulit Kepala

010 yoga tri priyanto

©2016 Merdeka.com

Bahaya tidur dengan rambut basah yang pertama adalah iritasi kulit kepala. Dalam hal ini, tidur dengan rambut yang masih basah setelah keramas bisa membuat kondisi semakin lembap. Lebih lagi, jika cuaca sedang panas. Tentu rambut bisa semakin lembap dan hangat akibat keringat yang keluar.

Kondisi inilah yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di sekitar kulit kepala. Jika dibiarkan, hal ini tentu akan mengakibatkan iritasi pada kulit kepala. Kemudian, gejala rasa gatal pada kulit kepala akan muncul dan mengganggu.

Dengan begitu, sebaiknya keringkan rambut terlebih dahulu setelah keramas. Sehingga tidur bisa lebih nyaman, dan jauh dari risiko terjadinya gangguan iritasi pada kulit kepala.

2 dari 7 halaman

Rambut Lebih Mudah Kusut

Bahaya tidur dengan rambut basah selanjutnya adalah rambut menjadi lebih mudah kusut. Perlu diketahui, bahwa rambut basah ternyata lebih rentan mengalami kerontokan dan kondisi kusut. Tidak heran, jika setelah bangun tidur, rambut basah Anda akan menjadi kusut. Kondisi ini menyebabkan rambut menjadi lebih susah diatur. Terlebih lagi, jika Anda harus segera berangkat bekerja atau beraktivitas lainnya. Tentu ini menjadi salah satu kendala yang cukup membuat kesal.

3 dari 7 halaman

Sakit Kepala

kepala

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Bahaya tidur dengan rambut basah yang tidak kalah penting adalah sakit kepala. Benar, bahwa tidur dengan kondisi rambut yang masih basah setelah keramas bisa menjadi salah satu faktor penyebab sakit kepala. Gejala sakit kepala ini biasanya muncul setelah Anda bangun tidur.

Dalam hal ini, beberapa ahli perawatan rambut mengatakan bahwa tidur dengan rambut basah bisa menurunkan suhu tubuh sehingga dapat menyebabkan sakit kepala. Selain itu, spesialis lain mengatakan bahwa tidur dengan rambut basah yang dibalut dengan handuk bisa menyebabkan sakit yang mengganggu tidur. Dengan begitu, bagi Anda yang masih memiliki kebiasaan ini sebaiknya segera ditinggalkan.

4 dari 7 halaman

Rambut Menjadi Keriting

Bahaya tidur dengan rambut basah yang lain adalah dapat membuat rambut menjadi keriting. Hal ini tidak lain karena saat tidur biasanya kepala akan melakukan gerakan gesekan pada bantal. Gesekan inilah yang membuat rambut menjadi berantakan, apalagi pada kondisi rambut basah. Bisa jadi gesekan ini mengakibatkan rambut menjadi keriting dan tidak teratur.

5 dari 7 halaman

Volume Rambut Berkurang

ilustrasi rambut

©Shutterstock

Bahaya tidur dengan rambut basah berikutnya juga bisa menyebabkan volume rambut menjadi berkurang. Biasanya, setelah keramas rambut membutuhkan waktu beberapa lama untuk mengembalikan volume rambut seperti semula. Hal ini tentu tidak masalah jika rambut dibiarkan tergerai.

Namun, hal ini akan terasa sulit jika tidur dengan kondisi rambut basah. Di mana rambut menjadi tertekan sehingga lebih sulit kering. Dengan begitu, volume rambut pun akan lebih berkurang dibandingkan rambut basah yang dibiarkan tergerai sampai kering.

6 dari 7 halaman

Rambut Bercabang

Bahaya tidur dengan rambut basah yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah rambut bercabang. Seperti yang telah dijelaskan pada poin-poin sebelumnya, bahwa kondisi rambut yang basah menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.

Sehingga tidak heran, jika kebiasaan tidur dengan rambut basah rentan mengalami kondisi rambut bercabang. Bagi Anda yang memiliki masalah ini, perlu mengingat lagi apakah memiliki kebiasaan tidur dengan rambut basah atau tida. Jika iya, maka sebaiknya mulai ditinggalkan dari sekarang.

7 dari 7 halaman

Iritasi Kulit Secara Keseluruhan

011 tantri setyorini

©Shutterstock

Bahaya tidur dengan rambut basah yang terakhir adalah dapat menyebabkan iritasi kulit secara keseluruhan. Dalam hal ini, rambut dengan kondisi basah mempunyai risiko bakteri atau kuman yang lebih banyak. Jika rambut mengenai bagian wajah, maka bisa jadi menyebabkan masalah iritasi kulit seperti jerawat dan lain sebaginya. Dengan begitu, penting untuk mengeringkan rambut terlebih dahulu sebelum tidur.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini