50 Kata-kata Bijak Buya Hamka tentang Cinta, Penuh Makna Mendalam

Jumat, 23 April 2021 18:00 Reporter : Jevi Nugraha

Kata-kata Bijak Buya Hamka tentang Cinta

buya hamka
©2020 brilio.net

36. Kadang-kadang cinta bersifat tamak dan loba, kadang-kadang was-was dan kadang-kadang putus asa.

37. Takut akan kena cinta, itulah dua sifat dari cinta, cinta itulah yang telah merupakan dirinya menjadi suatu ketakutan, cinta itu kerap kali berupa putus harapan, takut cemburu, hiba hati dan kadang-kadang berani.

38. Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.

39. Kehidupan itu laksana lautan. Orang yang tiada berhati-hati dalam mengayuh perahu, memegang kemudi dan menjaga layar, maka karamlah ia digulung oleh ombak dan gelombang. Hilang di tengah samudera yang luas. Tiada akan tercapai olehnya tanah tepi.

40. Air mata berasa asin itu karenanya air mata adalah garam kehidupan.

41. Riwayat lama tutuplah sudah sekarang buka lembaran baru. Baik hentikan termenung gundah, apalah guna lama terharu.

42. Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

43. Kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tidak kemunduran budi dan kekusutan jiwa.

44. Orang berakal hidup untuk masyarakatnya, bukan buat dirinya sendiri.

45. Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci.

46. Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan.

47. Bahwasanya air mata tiadalah ia memilih tempat untuk jatuh, tidak pula memilih waktu untuk turun.

48. Agama tidak melarang sesuatu perbuatan kalau perbuatan itu tidak merusak jiwa.Agama tidak menyuruh, kalau suruhan tidak membawa selamat dan bahagia jiwa.

49. Kita memang hanya akan dipertemukan dengan apa-apa yang kita cari.

50. Hanya menumpahkan air mata itulah kepandaian yang paling penghabisan bagi seorang wanita.

[jen]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini