5 Penyebab Down Syndrome yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mencegahnya

Kamis, 30 Juli 2020 18:30 Reporter : Jevi Nugraha
5 Penyebab Down Syndrome yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mencegahnya Ilustrasi anak. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/YanLev

Merdeka.com - Down Syndrome merupakan salah satu kelainan genetik yang menyebabkan penderita mengalami tingkat kecerdasan rendah dan kelainan fisik yang khas. Gangguan perkembangan fisik dan mental ini dapat dialami pada siapa saja. Sehingga kondisi ini perlu diwaspadai oleh wanita hamil dan melakukan cara-cara yang tepat untuk mencegahnya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperkirakan 3.000 hingga 5.000 bayi mengidap gangguan down syndrome setiap tahunnya. Umumnya, seseorang yang mengalami kondisi ini memiliki ukuran lebih besar dan bagian belakang kepala datar. Adapun penyebab gangguan ini yang sering terjadi karena keluarga memiliki penderita down syndrome.

Faktor risiko memiliki anak dengan gangguan down syndrome lebih tinggi terjadi jika wanita hamil di usia terlalu tua atau terlalu muda. Oleh karena itu, sebaiknya hal ini diperhatikan oleh wanita hamil agar terhindar dari kelainan genetik pada anak.

Lantas, apa saja penyebab down syndrome dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya yang merdeka.com rangkum dari laman Mayo Clinic berikut ini.

1 dari 3 halaman

Penyebab Down Syndrome

010 destriyana

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Down syndrome merupakan kelainan fisik dan mental yang disebabkan karena faktor genetik. Biasanya, seseorang yang mengalami gangguan ini sudah memiliki gejala sejak lahir. Adapun penyebab down syndrome yang paling umum ialah sebagai berikut:

1. Faktor Genetik

Penyebab down syndrome yang paling umum ialah keturunan genetik. Seseorang yang membawa genetik ini sering disebut sebagai carrier. Seorang carrier dapat menurunkan proses kelainan tersebut tanpa menunjukkan gejala secara spesifik. Adapun risiko menurunnya down syndrome dari ibu sekitar 10 hingga 15 persen, dan ayah sekitar 3 persen.

2. Hamil Terlalu Tua

Salah satu penyebab down syndrome yang sering terjadi ialah masa kehamilan yang terlalu tua. Seorang wanita yang hamil di usia 30 tahun memiliki risiko 1 banding 800, sedangkan hamil di atas usia 35 tahun memiliki peluang 1 dibanding 350 untuk mengandung down syndrome.

3. Hamil Saat Menopause

Menopause merupakan kondisi berakhirnya menstruasi secara alami yang dialami wanita. Umumnya wanita akan mengalami menopause ketika memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Di mana wanita bisa dikatakan mengalami menopause saat tidak menstruasi lagi minimal 12 bulan.

Hamil saat menopause meningkatkan risiko bayi down syndrome karena rahim wanita yang mendekati usia menopause memiliki kemampuan tubuh yang menurun untuk menyeleksi kecacatan pada embrio. Sehingga hal ini memiliki risiko lebih tinggi terhadap pembagian kromsom yang tidak tepat.

2 dari 3 halaman

4. Merokok Saat Hamil

ilustrasi hamil

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Subbotina Anna

Merokok dapat menyebabkan gangguan kehamilan, salah satunya rentan melahirkan bayi dengan kondisi kelainan jantung dan otak. Selain itu, zat racun pada rokok juga dapat mempengaruhi pembentukan kromsom bayi sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, bagi wanita hamil sebaiknya tidak melakukan aktivitas merokok.

5. Kekurangan Asam Folat

Penyebab down syndrome lainnya ialah kekurangan asam folat. Wanita hamil yang kurang asupan asam folat berisiko munculnya down syndrome pada bayi di dalam kandungan karena penurunan metabolisme tubuh dan berpengaruh terhadap pengaturan epigenetik. Sehingga bagi wanita hamil dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan asam folat seperti jeruk, pepaya dan alpukat.

3 dari 3 halaman

Cara Mencegah Down Syndrome

ilustrasi meditasi

Shutterstock/lzf

Gangguan down syndrome bisa dialami siapa saja. Mencegah down syndrome bisa dilakukan dengan meminimalisir risikonya. Adapun cara mencegah down syndrome di antaranya sebagai berikut:

  • Melakukan Pemeriksaan Kromosom

Cara mencegah down syndrome yang pertama ialah saat awal kehamilan rutin melakukan pemeriksaan kromosom. Hal ini perlu dilakukan agar mengetahui apakah ada kromosom tambahan yang sering kali menyebabkan down syndrome. Dengan begitu, kemungkinan mengalami kelainan bisa terditeksi sejak dini.

  • Hamil di Usia yang Tepat

Salah satu faktor yang meningkatkan bayi berisiko mengalami down syndrome karena masa kehamilan tidak tepat. Wanita yang hamil terlalu muda atau terlalu tua rentan memiliki bayi dengan kelainan down syndrome. Sehingga dengan memilih masa kehamilan yang tepat bisa mencegah terjadinya gangguan ini.

  • Konsumsi Asam Folat

Salah satu penyebab down syndrome karena saat masa kehamilan kekurangan asupan asam folat. Dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan asam folat dapat meminimalisir down syndrome. Beberapa buah yang memiliki kandungan asam folat di antaranya jeruk, alpukat, dan pisang.

Selain itu, ibu hamil juga disarankan para ahli untuk menerapkan hidup sehat, seperti olahraga teratur dan mengonsumsi makanan yang bergizi. Aktivitas ini juga berfungsi efektif dalam mencegah gangguan down syndrome.

[jen]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini