5 Kuliner Jogja di Malam Hari yang Wajib Dicoba, Tidak Hanya Kopi Jos

Rabu, 19 Februari 2020 11:15 Reporter : Ayu Isti Prabandari
5 Kuliner Jogja di Malam Hari yang Wajib Dicoba, Tidak Hanya Kopi Jos 5 Kuliner Jogja di Malam Hari yang Wajib Dicoba, Tidak Hanya Kopi Jos. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Berbicara soal kuliner Jogja seakan tidak ada habisnya. Semakin hari, semakin banyak saja tempat makan baru yang menawarkan sajian andalannya. Wisata kuliner baru pun seakan menambah daftar panjang pilihan kuliner yang dapat dicoba di Jogja.

Namun, bukan berarti kuliner-kuliner yang sudah buka terlebih dulu kehilangan peminatnya. Seperti beberapa tempat kuliner berikut ini yang sudah lama buka dan masih ramai peminat hingga sekarang.

Beberapa tempat kuliner ini bisa menjadi pilihan bagi anda yang ingin berwisata kuliner malam hari di Jogja. Berikut kami merangkum kuliner malam yang paling khas dan jadi ikon kuliner Jogja:



1 dari 5 halaman

Gudeg Pawon

5 kuliner jogja di malam hari yang wajib dicoba tidak hanya kopi jos

Youtube : Aneka Wisata

Makanan khas Jogja yang sudah terkenal di seluruh Indonesia, apalagi jika bukan Gudeg. Di kota asalnya ini, banyak sekali pilihan tempat makan yang menawarkan Gudeg sebagai menu andalan. Salah satunya adalah Gudeg Pawon yang berlokasi di Jalan Janturan Nomor 36, Warungboto, Umbulharjo.

Gudeg ini sudah berdiri sejak tahun 1958. Dirintis oleh Prapto Widarso, awalnya gudeg ini dijajakan di Pasar Sentul setiap pukul 3 pagi. Saking banyaknya peminat, tak jarang gudeg ini sudah habis terjual sebelum sempat dijajakan di pasar.

Kemudian pada tahun 2000, sang pemilik memutuskan untuk menjual gudegnya di rumah. Seiring berpindahnya tempat Gudeg Pawon ini, jam operasionalnya pun turut diubah. Dari yang mulanya buka pukul 3 pagi, sekarang sudah dibuka mulai pukul 10 malam.

Gudeg pawon ini mempunyai satu keunikan yang membedakannya dari yang lain. Di mana pengunjung dapat mengambil gudeg yang disediakan langsung dari dapur yang digunakan untuk mengolah gudeg.

Di sini pengunjung dapat menyantapnya secara langsung maupun dibungkus. Jika ingin menikmati Gudeg Pawon ini, pengunjung harus rela mengantre dan perlu datang lebih awal jika tidak ingin kehabisan.

2 dari 5 halaman

Oseng Mercon Bu Narti

Oseng Mercon Bu Narti juga bisa menjadi pilihan kuliner malam hari jika sedang berkunjung di Jogja. Usaha kuliner ini pertama dirintis oleh Bu Narti sejak tahun 1998. Awalnya oseng mercon ini adalah menu coba-coba yang dibuat Bu Narti saat mendapatkan banyak daging qurban di Hari Raya Idul Adha. Memberanikan diri membuka warung dengan menjajakan oseng mercon sebagai menu utama, tidak disangka-sangka banyak pembeli yang suka dengan makanan pedas ini.

Sejak dibuka, warung Oseng Mercon Bu Narti ini pun semakin banyak peminat. Bahkan warung ini sering dikunjungi seniman dan budayawan, termasuk Emha Ainun Najib. Nama mercon ini sendiri merupakan pemberian dari Emha Ainun Najib yang sering membicarakan pedasnya menu oseng ini meledak-ledak seperti mercon, atau dalam bahasa berarti petasan.

Oseng Mercon Bu Narti dapat ditemukan di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Purwodiningratan, Yogyakarta. Warung ini sudah bisa melayani pembeli mulai pukul 5 sore hingga 10 malam. Bagi anda yang mencari kuliner pedas saat berkunjung ke Jogja, Oseng Mercon Bu Narti bisa jadi tujuan.

3 dari 5 halaman

Soto Sampah

Warung makan yang legendaris juga bisa menjadi tujuan bagi yang ingin menghilangkan rasa lapar di malam hari. Adalah Warung Soto Sampah, Warung yang menjajakan soto sebagai sajian utama ini sudah berdiri sejak tahun 1970. Awalnya Soto Sampah ini disebut Soto Becak karena kebanyakan pelanggan yang datang adalah tukang becak.

ilustrasi soto ayam

Ilustrasi Soto iStock

Tepatnya pada tahun 2009. Julukan ini diberikan langsung oleh pelanggan yang berasal dari tampilan soto yang disusun secara berantakan atau acak-acakan. Walaupun namanya terkesan aneh, tetapi rasa dari soto ini bisa dibuktikan kelezatannya.

Bagi anda yang berkunjung ke Jogja dan ingin mencicipi menu menarik Soto Sampah ini, bisa anda temukan di Jalan Kranggan Nomor 1, tepatnya di pertigaan depan Pom Bensin Tugu. Warung ini dapat melayani pembeli 24 jam secara penuh, sehingga pembeli bebas datang kapan saja.

4 dari 5 halaman

Mie Nyemek Bu Siti

Jika berkunjung ke Jogja dan ingin merasakan segarnya mi kuah, Mie Nyemek Bu Siti bisa menjadi pilihan. Warung Mi Nyemek Bu Siti ini bisa ditemukan di Jalan Sisigamangaraja Nomor 39 Kelurahan Brontokusuman Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Siti Fatimah, pertama kali merintis usaha ini pada tahun 2002. Warung yang menyuguhkan santapan mi instan kuah ini dimasak dengan bumbu dapur seperti bawang putih, cabai rawit, dan kecap, serta ditambahkan pula berbagai sayuran di dalamnya. Warung sederhana ini sudah memiliki banyak pelanggan, bahkan mereka mengantre untuk menikmati sedapnya Mie Nyemek resep Bu Siti ini.

Walaupun si perintis sudah tiada, usaha ini masih tetap eksis diteruskan oleh sang adik perempuan yaitu Siti Artani. Turunnya generasi ini tidak membuat resep khas Mie Nyemek Bu Siti Fatimah berubah, rasa masih terjamin keasliannya. Bagi anda yang ingin mencicipi masakan Mie Nyemek Bu Siti, bisa datang mulai 6 sore. Warung ini akan melayani pembeli hingga dini hari.

5 dari 5 halaman

Nasi Teri Gejayan

5 kuliner jogja di malam hari yang wajib dicoba tidak hanya kopi jos

Brilio.net

Nasi Teri Gejayan menjadi rekomendasi yang menarik bagi yang ingin berwisata kuliner di malam hari. Berlokasi di Jalan Affandi No.5B, Kliteran, Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta ini menyajikan nasi teri sebagai menu andalan. Awalnya, warung bertenda biru ini dirintis oleh Pak Dul sejak tahun 1970-an. Tidak heran, warung ini juga dikenal dengan sebutan Nasi Teri Pak Dul.

Warung sederhana ini, kini dikelola oleh gerasi kedua yaitu anak tunggal Pak Dul, Mujiwaluyo dan sang istri, Subagiya. Mujiwaluyo atau yang sering disapa Pak Yo berserta sang istri mulai melanjutkan usaha sang ayah sejak tahun 1992 hingga sekarang. Warung ini sudah menjadi favorit masyarakat Jogja bahkan pengunjung dari luar kota.

Selain nasi teri, pengunjung juga bisa menikmati menikmati berbagai lauk tambahan yang disediakan seperti telur, tahu, tempe, gorengan, dan berbagai lauk lainya. Pengnjung bisa datang langsung ke warung ini mulai pukul 9 malam hingga jam 4 pagi.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini