5 Cara Mengolah Daging Agar Empuk, Perhatikan Potongannya

Jumat, 31 Juli 2020 13:30 Reporter : Ayu Isti Prabandari
5 Cara Mengolah Daging Agar Empuk, Perhatikan Potongannya Ilustrasi daging. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Daging menjadi salah satu bahan makanan yang dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan. Mulai dari hidangan berkuah, tumis, maupun goreng. Semua macam hidangan tentu akan menggugah selera dan nikmat untuk dikonsumsi, ketika daging yang diolah mempunyai tekstur yang lembut dan empuk.

Baik daging sapi, kambing, maupun ayam yang dapat dimasak hingga empuk, tentu akan menambah kenikmatan tersendiri. Menu makanan yang disantap pun lebih mudah dikunyah di dalam mulut. Terlebih lagi jika daging yang dimasak dapat menyerap bumbu sampai ke bagian dalam. Pasti semakin memanjakan lidah siapapun yang menyantapnya.

Namun sayangnya, cara mengolah daging agar empuk tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan beberapa trik tertentu untuk membantu melunakkan tekstur daging saat dimasak. Dalam hal ini, terdapat beberapa cara mengolah daging agar empuk yang perlu diperhatikan. Mulai dari cara memotong, suhu kompor untuk memanaskan dan memasak daging, menumbuk atau memukul beberapa bagian pada daging, hingga cara mengasinkan.

Beberapa cara mengolah daging agar empuk ini, bisa Anda coba dan praktikkan di rumah. Khususnya untuk beberapa hari ke depan, jika Anda ingin mengolah daging sapi atau kambing hasil sembelihan kurban.

Dilansir dari laman Eating Well, berikut kami telah merangkum beberapa cara mengolah daging agar empuk yang perlu Anda simak.

1 dari 5 halaman

Potong Daging dengan Arah Melintang

ilustrasi daging sapi

©Pixabay

Cara mengolah daging agar empuk yang pertama bisa dimulai dari cara memotong yang benar. Sebaiknya, Anda memotong daging dengan arah melintang, yaitu melintasi atau memotong serat otot panjang yang terdapat pada daging. Memotong daging dengan cara ini, dapat memecah serat dan membuat daging menjadi lebih empuk.

Sebelum memotongnya, perhatikan terlebih dahulu arah serat yang terlihat pada permukaan daging. Setelah itu, potong dengan arah melintang atau tegak lurus dari serat yang ada. Dengan begitu, serat otot daging dapat lebih pendek dan mampu membantu daging menjadi lebih empuk saat dimasak.

2 dari 5 halaman

Perhatikan Suhu Panas Saat Memasak

ilustrasi daging

©Pixabay

Cara mengolah daging agar empuk selanjutnya juga harus memperhatikan suhu panas kompor atau pemanggang yang digunakan untuk memasak. Dalam hal ini, Anda bisa mengangkat daging dari atas tempat pemanggang pada suhu yang tepat. Tetapi, biasanya ini tergantung pada potongan daging yang dibuat.

Misalnya pada steak sirloin, dengan waktu memasak paling cepat hingga sedang, steak bisa segera diangkat setelah dimasak dengan suhu 140 derajat. Namun pada potongan daging yang lebih keras seperti brisket, diperlukan waktu yang lebih lama saat memasak. Hal ini dilakukan agar daging benar-benar empuk hingga siap disajikan.

3 dari 5 halaman

Masak dengan Waktu Cukup Lama

ilustrasi daging

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Cara mengolah daging empuk berikutnya yaitu dengan memasak dalam waktu cukup lama. Untuk menghasilkan olahan daging yang empuk dan lembut, tentu saja memerlukan proses yang tidak singkat. Anda perlu memasak potongan daging dengan waktu yang cukup lama. Baik dimasak dengan cara direbus maupun dipanggang.

Proses memasak dengan waktu yang lama biasanya dibutuhkan pada beberapa bagian daging. Seperti daging bagian bahu atau dada. Dengan memasak secara perlahan dan waktu yang cukup lama dapat membantu memecah jaringan ikat pada daging lebih sempurna. Sehingga saat matang, akan menghasilkan daging lembut dan empuk yang siap untuk dimakan.

4 dari 5 halaman

Pukul Bagian Daging

ilustrasi daging

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Cara mengolah daging empuk yang bisa dilakukan lainnya adalah dengan sedikit menghancurkan bagian daging dengan memberikan beberapa pukulan. Anda bisa mememarkan daging dengan ujung palu yang bergerigi. Ini menjadi alternatif cara untuk memecah serat otot panjang yang terdapat pada daging.

Sehingga jika Anda membeli daging keras, bisa menjadi empuk hanya dengan menumbuk dan menghancurkan daging menggunakan palu bergerigi. Cara ini dapat dilakukan sampai mendapat ketebalan ¼ inci pada daging. Jika sudah, daging pun siap untuk diolah dengan berbagai bumbu rempah dan bumbu tambahan lainnya.

5 dari 5 halaman

Marinasi

ilustrasi daging

©2019 Merdeka.com/Pixabay

Cara mengolah daging agar empuk yang terakhir bisa dengan cara marinasi. Cara ini dilakukan dengan menambahkan bumbu atau bahan asam pada daging. Seperti cuka, perasan air jeruk, atau yoghurt. Beberapa bahan bumbu ini berguna untuk memecah serat daging sebelum dimasak. Cukup dengan memberikan beberapa sendok cuka, perasan air jeruk atau yoghurt ke permukaan daging, dan tunggu beberapa saat.

Namun perlu diperhatikan, sebaiknya jangan diamkan daging terlalu lama. Jika beberapa bahan tersebut terlalu meresap pada daging, justru membuat daging terlalu lunak hingga bisa menjadi hancur. Untuk daging ayam atau sapi sebaiknya cukup dibiarkan selama 2 jam saja. Itu sudah cukup membuat daging menjadi lebih lunak.

Selain dapat melunakkan daging, cara ini juga dapat memberikan rasa tambahan dan menghilangkan bau amis pada daging. Sehingga saat dimasak, daging tidak bau amis serta bumbu pun dapat lebih meresap dan nikmat.

[ayi]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini