4 Fakta Anak Jual Perabot Orang Tua demi Pacar, Kerugian hingga Puluhan Juta

Kamis, 25 November 2021 13:04 Reporter : Shani Rasyid
4 Fakta Anak Jual Perabot Orang Tua demi Pacar, Kerugian hingga Puluhan Juta Ilustrasi pacaran. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Terkadang cinta itu membutakan seseorang hingga ia rela melakukan apa saja. Hal ini pula yang dilakukan seorang pemuda asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berinisial DRS (25). Dia menjual seluruh perabot di rumahnya agar mempunyai uang untuk membelikan berbagai hadiah untuk pacarnya.

Dilansir dari kanal YouTube Polres Bantul pada Rabu (24/11), pada awalnya kelakuan itu dimaklumi oleh ibunya. Namun ternyata makin banyak saja perabot rumah yang dijual oleh anak itu. Karena sudah tak tahan, sang ibu melaporkan kelakuan anaknya ke Polsek Pundong.

“Kamipun sebenarnya sudah berupaya mediasi, tapi ibunya tetap kewalahan. Maka dia berniat untuk tetap melanjutkan kasus tersebut. Namun nanti kalau dalam perjalanan ibunya akan mencabut, kami akan setop penyidikannya karena kasus ini adalah delik aduan, bukan delik murni,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan.

Lantas apa yang membuat pemuda itu tega menjual perabot rumah demi pacarnya? Dan berapa total kerugian dari perbuatan itu? berikut selengkapnya:

2 dari 5 halaman

Kerugian Hingga Puluhan Juta

ilustrasi uang
©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Club4traveler

AKBP Ikhsan mengatakan, pelaku mulai menjual perabot di rumahnya mulai tanggal 14 Oktober. Pada saat DRS mengambil barang-barang itu untuk dijual, ibunya sedang tidak ada di rumah. Sehari-hari, ibunya merupakan orang tua tunggal yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kasihan, Bantul. Karena rumahnya sepi, satu per satu barang di rumah itu dijual.

“Sekarang totalnya mencapai hampir 30-an juta. Sampai perabot yang di dalam rumah itu sudah habis semua. Makanya orang tuanya sudah tidak tahan lagi, anak ini harus dilaporkan,” kata Ihsan dikutip dari kanal YouTube Polres Bantul.

3 dari 5 halaman

Sering Dibohongi Perempuan

ilustrasi patah hati
©2021 Merdeka.com/ ilustrasi patah hati

Selain menjalani aktivitas sebagai mahasiswa, DRS mencari nafkah dari pekerjaan ojek online. Bahkan demi pekerjaan itu, orang tuanya membelikannya motor untuk digunakan mencari nafkah. Namun karena suatu hal, motor yang biasa ia gunakan untuk mencari nafkah itu juga ia jual.

“Kebetulan yang bersangkutan hobi main perempuan. Informasi dari yang bersangkutan dia sering dibohongi, sering minta dibelikan ini, sering dirayu oleh ceweknya belikan ini, belikan itu, tapi nggak punya uang. Itulah sehingga motifnya paling cepat untuk mendapatkan uang adalah menjual barang-barang yang ada di rumahnya sendiri untuk memberikan hadiah pada cewek-cewek yang dikenalnya,” terang AKBP Ihsan.

4 dari 5 halaman

Perabotan yang Dijual

rumah tangga
©2016 merdeka.com/arie basuki

Ihsan mengatakan, perabotan yang dijual oleh tersangka antara lain sebuah almari pakaian warna cokelat kombinasi emas berpintu tiga, tiga buah meja kayu panjang, satu buah rak meja dari kayu, dua buah daun pintu dari kayu, satu buah almari pintu dari kayu, dua buah kursi panjang dari kayu, satu buah kulkas, empat buah daun pintu terbuat dari kayu, lima buah kursi kayu panjang, dan satu buah almari kayu.

“Jadi kami sudah cek rumah pelaku sekarang kosong. Bahkan terakhir genteng-pun diambil untuk dijual juga. Dan selama ini yang bersangkutan ke yang pembeli menyampaikan bahwa orang tuanya sudah mengizinkan,” kata Ihsan.

5 dari 5 halaman

Hubungan dengan Pacar

011 hikmah wilda amalia
©2015 Merdeka.com

DRS mengaku pertama kali berkenalan dengan sang pacar di depan pintu masuk SLB Giwangan. Hubungan pacaran sudah sebulan ia jalani. Selama berpacaran itu, tersangka mengirim hadiah di antaranya makanan, tas, baju, dan barang-barang lainnya. Ia pun mengaku sangat cinta dengan pacarnya yang merupakan seorang perawat.

Atas kesalahannya ini, ia mengaku siap minta maaf dengan ibunya dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Ibu, saya minta maaf sudah banyak salah telah menjual barang-barang di rumah. Saya benar-benar menyesal. Saya sudah banyak dosa sama ibu atas segala kesalahan yang saya perbuat,” ucap DRS dikutip dari kanal YouTube Polres Bantul.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. DIY
  3. Jateng
  4. Berita
  5. Bantul
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini