30 Seniman dari 6 Negara Gelar Pertunjukan Boneka di Sleman, Begini Penampilannya

Rabu, 5 Oktober 2022 14:44 Reporter : Shani Rasyid
30 Seniman dari 6 Negara Gelar Pertunjukan Boneka di Sleman, Begini Penampilannya Pesta Boneka Desa Kelor. ©Instagram/@desa_wisata_kelor_jogja

Merdeka.com - Pada Selasa (4/10), sebanyak 30 seniman yang berasal dari enam berbeda datang ke Desa Wisata Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman. Mereka datang dalam rangka acara “Pesta Boneka” Pappermoon Puppet Festival. Kedatangan para seniman itupun disambut oleh Kepala Dinas dari Pemkab Sleman.

“Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman memberikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia Pesta Boneka dan artis yang telah mengalokasikan waktu untuk berkunjung dan melakukan pertunjukan di Desa Wisata Kelor,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid, dikutip dari ANTARA.

Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Tingkatkan Citra Sleman

pesta boneka desa kelor

©Instagram/@desa_wisata_kelor_jogja

Ishadi mengatakan, sebanyak 30 seniman yang hadir berasal dari enam negara yaitu Amerika Serikat, Singapura, Belanda, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Ia berharap kedatangan para seniman itu dapat meningkatkan citra pariwisata Kabupaten Sleman.
Selain itu, ia juga berharap acara ini dapat menjadi upaya dalam mengenalkan desa wisata yang ada di Sleman dengan ciri khas dan keunikannya tersendiri.

“Harapannya mereka dapat turut serta mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Sleman kepada sanak saudara dan komunitas seniman pesta boneka itu di seluruh dunia,” kata Ishadi.

3 dari 4 halaman

Peserta Antusias

pesta boneka desa kelor

©Instagram/@desa_wisata_kelor_jogja

Ishadi mengatakan, para peserta sangat antusias mengikuti acara itu. Apalagi mereka disuguhkan oleh suasana pedesaan yang masih alami.

Selain itu, para peserta juga diajak untuk memetik salak segar di kebun setempat serta mengikuti kegiatan lain di antaranya membuat anyaman dari daun kelapa muda berbentuk ikan, keris, terompet, walang, dan membuat anyaman kuda dari daun salak.

“Kegiatan yang lain adalah memasak yang diikuti oleh seniman dari Belanda, Thailand, dan Singapura, bersama dengan ibu-ibu Desa Wisata Kelor,” kata Ishadi.

4 dari 4 halaman

Mini Teater Boneka

pesta boneka desa kelor
©Instagram/@desa_wisata_kelor_jogja

Dalam acara itu, para seniman menampilkan pertunjukan mini teater boneka. Beberapa cerita yang dibawakan antara lain “Lima Bersaudara” oleh Aio dari Jakarta, lalu “Drive Alone” yang dibawakan Michel dari Singapura.

Ada pula cerita “The Unfolding” yang dibawakan Margarita Blues Production dari Amerika Serikat, “Tak Berjudul” oleh Thalenso dari Thailand, dan masih banyak lagi.

Hingga akhirnya acara itu ditutup oleh penampilan Flashmob Jathilan oleh semua peserta, siswa-siswi SMP/SD dan masyarakat setepat dengan menggunakan daun salak dan anyaman kuda.

[shr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini