3 Fakta Bus Masuk Jurang di Magetan, Sebabkan 7 Orang Tewas

Senin, 5 Desember 2022 11:23 Reporter : Shani Rasyid
3 Fakta Bus Masuk Jurang di Magetan, Sebabkan 7 Orang Tewas Ilustrasi Kecelakaan Bis Masuk Jurang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pada Minggu (4/12) sore, sebuah bus pariwisata dari Semarang terguling dan masuk ke dalam jurang sedalam 20 meter di Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur. Peristiwa ini menyebabkan 7 orang tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Bus bernomor polisi H-1470-AG itu mengangkut puluhan penumpang yang hendak menuju Telaga Sarangan, Magetan. Bus diduga mengalami kerusakan rem, sehingga sopir hilang kendali saat melalui jalur turunan curam dari arah Tawangmangu menuju Magetan.

Lantas apa saja fakta-fakta terbaru terkait peristiwa nahas ini? berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Proses Evakuasi Sulit

bis

©2016 Merdeka.com

Karena rem tak berfungsi, bus melaju di luar kendali dan menabrak besi pembatas jalan lalu masuk jurang. Proses evakuasi korban tergolong sulit karena bangkai bus berada di jurang. Selain itu, kondisi sopir bus berada dalam keadaan terjepit sehingga petugas gabungan perlu waktu lebih dari dua jam untuk melakukan evakuasi.

Ketujuh korban tewas dan belasan korban luka langsung dievakuasi ke RSUD Sayidiman Magetan dan Puskesmas Plaosan. Kasus kecelakaan itu masih ditangani oleh Satlantas Polres Magetan untuk penanganan lebih lanjut.

3 dari 4 halaman

Korban Kecelakaan

ilustrasi kecelakaan bus

©2014 Merdeka.com

Enam di antara tujuh korban meninggal merupakan warga RT5/RW2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang. Pengurus RW 5 Kelurahan Manyaran Agus Kusmanto, membenarkan kejadian nahas yang menimpa enam warga yang sedianya berwisata ke Tawangmangu dan Telaga Sarangan.

Ia menjelaskan, ada sekitar 89 warga RT 5 yang ikut serta dalam wisata ke Tawangmangu dan Sarangan itu. Sejumlah anak kecil juga ikut dalam kegiatan itu.

“Berangkat pakai dua bus ukuran sedang tadi pagi (Minggu, 4/12). Rencana pulang sore ini. Tidak menginap,” kata Agus dikutip dari ANTARA.

Adapun korban meninggal dalam kejadian tersebut masing-masing adalah Sutarjo (56), Witri Suci (27), Kabul (62), Sukini (58), Sumiati (60), dan Wachid (58). Selain keenam warga itu, satu korban meninggal adalah sopir bus Barliyan (52), yang merupakan warga Kemijen, Semarang Timur.

4 dari 4 halaman

Pemakaman Korban

Enam jenazah warga RT 5/RW 2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang, yang tewas pada kecelakaan bus di Magetan tiba di tempat asal setelah dibawa menggunakan ambulans pada Minggu malam. Selain korban meninggal, para korban luka juga sudah bisa dipulangkan.

Proses pemulangan korban tewas dan terluka itu difasilitasi Pemerintah Kabupaten Magetan. Serah terima kepulangan itu diterima langsung oleh Plt Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu. Usai serah terima, keenam jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Sasono Loyo, Manyaran, Kota Semarang.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Magetan,” kata Hevearita dikutip dari ANTARA pada Senin (5/12).

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini