Warga Waduk Ria Rio tolak undian penempatan Rusun Pinus

Selasa, 24 September 2013 11:42 Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi
Warga Waduk Ria Rio tolak undian penempatan Rusun Pinus Warga Waduk Ria Rio di Pulo Gadung. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Warga RT 6 dan RT 7 RW 15, Kampung Pedongkelan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, hari ini akan melakukan pengundian penempatan Rusun Pinus Elok yang diadakan di Kantor Kecamatan Pulo Gadung. Pengundian ini dilakukan, sebagai program relokasi yang dilakukan Pemprov DKI untuk pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di sekitaran Waduk Ria Rio.

Salah satu warga, Yadi Ardan mengatakan, sebagian warga sebenarnya masih belum mau direlokasi ke Rusun Pinus Elok. Hal ini dikarenakan masih belum adanya kesepakatan terkait uang ganti rugi yang dibayarkan PT Pulomas selaku pemilik tanah.

"Kami tetap tidak setuju uang kerahiman satu juta. Kami sadar kami menempati tanah orang, tapi tolonglah mengerti kami sebagai rakyat kecil masa iya kita yang bela-belain hutang buat bangun rumah pasca kebakaran, cuma dapat satu juta," kata Yadi kepada wartawan di Pulo Gadung, Selasa (24/9).

Yadi yang juga sebagai perwakilan RW menjelaskan, warga Waduk Ria Rio sepakat tidak mau dipindah jika pembangunan rusun belum rampung 100 persen. Selain itu menurut dirinya, masih banyak persoalan yang belum tuntas mengenai teknis, termasuk soal uang kompensasi dan kesiapan rusunawa yang akan mereka tempati.

"Ini masih banyak yang belum jelas, kenapa langsung diundi dan dibagi kunci. Janji Gubernur kan pengundian ini diserahkan ke warga, karena warga yang tahu kondisi warga sendiri. Kok tiba-tiba diminta mengambil kupon. Temui dulu kami," kata Yadi yang juga Staf RW 15 ini.

Sementara itu, Camat Pulo Gadung Teguh Hendrawan mengatakan, pengundian yang dilakukan hari ini bertujuan untuk mengecek kembali warga yang akan menempati Rusun Pinus Elok. Selain itu, pertemuan ini juga untuk mendata beberapa anak-anak yang akan menempati sekolah baru nantinya.

"Pengundian sekalian mengkroscek data warga. Sekarang tercatat 203 KK dengan 700an jiwa. Tujuannya untuk penempatan rusunnya," jelasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Waduk Ria Rio
  2. Jokowi Ahok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini