Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Warga Terus Menagih, Kapan Kampung Susun Bayam Bisa Dihuni?

Warga Terus Menagih, Kapan Kampung Susun Bayam Bisa Dihuni? Ceria Warga Huni Kampung Susun Bayam. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Warga terdampak membangun Jakarta Internasional Stadium (JIS) terus menanti kepastian menghuni Kampung Susun Bayam. Sejak pembangunan JIS dilakukan, hidup mereka terlunta-lunta beratapkan terpal.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berjanji Kampung Susun Bayam bisa segera dihuni di tahun 2023 mendatang.

"Insya Allah dalam waktu dekat, mudah-mudah awal tahun 2023, gak lama lagi," kata VP Corporate Secretary JakPro, Syachrial Syarif, kepada merdeka.com, Kamis (22/12).

Syachrial mengatakan, meski berdiri di atas lahan Dispora DKI Jakarta, pengelolaan bangunan Kampung Susun Bayam sudah dipercayakan pada Jakpro. Namun demikian, Jakpro ingin memastikan seluruh proses perizinan rampung agar di kemudian hari tidak menjadi masalah.

"Jakpro butuh landasan administrasi karena itukan dibangun di atas lahan pemprov. Makanya kita perlu yakinkan bahwa Jakpro sebagai pengelola bangunan yang berdiri di atas lahan pemerintah, boleh bertransaksi dengan pihak lain," katanya.

Saat ini, lebih kurang ada 50 KK eks Kampung Bayam yang bersedia menandatangani kontrak menyewa unit. Unit yang disewa dipastikan tidak boleh diperjualbelikan kembali. Total ada 135 unit hunian di Kampung Susun Bayam.

Besaran biaya sewa, sambungnya, menyesuaikan pada Pergub 55 tahun 2018. Dalam pergub tersebut telah ditentukan besaran tarif sewa dengan mempertimbangkan lokasi dan luasan unit.

"Kisaran Rp615 ribu - Rp765 ribu," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Mengklaim Sudah Ganti Untung, Jakpro Minta Warga Kosongkan Kampung Susun Bayam
Mengklaim Sudah Ganti Untung, Jakpro Minta Warga Kosongkan Kampung Susun Bayam

Kampung Susun Bayam akan dibangun untuk meningkatkan potensi ekonomi, pariwisata dan budaya.

Baca Selengkapnya
Uniknya Rumah Batak Karo Siwaluh Jabu, Berbahan Kayu dan Bikin Penghuninya Tak Kepanasan
Uniknya Rumah Batak Karo Siwaluh Jabu, Berbahan Kayu dan Bikin Penghuninya Tak Kepanasan

Terdapat sejumlah tahapan pembangunan rumah Siwaluh Jabu yang dibantu dukun.

Baca Selengkapnya
Pengembang Properti Mulai Jual Perumahan dan Apartemen di IKN Nusantara
Pengembang Properti Mulai Jual Perumahan dan Apartemen di IKN Nusantara

Sejumlah perusahaan yang turut membangun hunian, antara lain Konsorsium Nusantara dan Pakuwon yang membangun apartemen dan rumah tapak.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Anies Datang, Warga Kampung Bayam Langsung Tagih Janji Hunian Usai Digusur: Pak, Nasib Kami Gimana?
Anies Datang, Warga Kampung Bayam Langsung Tagih Janji Hunian Usai Digusur: Pak, Nasib Kami Gimana?

Anies juga memeluk sambil menenangkan salah satu warga yang menangis mengeluhkan nasib mereka.

Baca Selengkapnya
Polemik Kampung Susun Bayam, Sekda DKI Ungkit Telah Sediakan Rusun Nagrak
Polemik Kampung Susun Bayam, Sekda DKI Ungkit Telah Sediakan Rusun Nagrak

Joko mengaku tidak mengetahui informasi terkini tangkap paksa terhadap warga eks Kampung Bayam bernama Furqon.

Baca Selengkapnya
Jadi Kuli Pemotong Rumput di Malaysia, Pasutri TKI Ini Berhasil Bangun Rumah Mewah Bak Istana di Kampung Halaman
Jadi Kuli Pemotong Rumput di Malaysia, Pasutri TKI Ini Berhasil Bangun Rumah Mewah Bak Istana di Kampung Halaman

Ada bangunan megah nan mewah di perkampungan Madura. Bangunan berlantai dua itu menelan biaya hingga miliaran rupiah.

Baca Selengkapnya
Demi Bisa Pulang Kampung, Seorang Ibu Tega Jual Bayinya Seharga Rp4 Juta
Demi Bisa Pulang Kampung, Seorang Ibu Tega Jual Bayinya Seharga Rp4 Juta

Seorang ibu muda tega menjual bayinya demi bisa pulang kampung.

Baca Selengkapnya
Ada Kampung Unik di Tasikmalaya, saat Hujan Rumah-Rumah Warga Tidak Terlihat
Ada Kampung Unik di Tasikmalaya, saat Hujan Rumah-Rumah Warga Tidak Terlihat

Kabut menjadi daya tarik menarik di Kampung Sukamekar karena saat muncul intensitasnya akan sangat tebal.

Baca Selengkapnya
Warga Indonesia Beli Gula & Kopi Jalan Kaki ke Malaysia, Prajurit TNI Langsung Memeriksanya 'Lain kali belanja di Indonesia Ya'
Warga Indonesia Beli Gula & Kopi Jalan Kaki ke Malaysia, Prajurit TNI Langsung Memeriksanya 'Lain kali belanja di Indonesia Ya'

Masyarakat perbatasan di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat memilih belanja kebutuhan rumah tangga ke Malaysia dengan berjalan kaki.

Baca Selengkapnya