Walaupun miliki STNK, mobil tanpa garasi tetap akan diderek

Kamis, 14 September 2017 11:44 Reporter : Syifa Hanifah
Djarot kunjungi kota tua. ©2017 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan telah melakukan komunikasi dengan Polda Metro Jaya dalam menerapkan Perda nomor 5 tahun 2014 tentang transportasi. Sehingga nantinya setiap warga yang mengajukan STNK baru harus menunjukkan surat keterangan memiliki garasi.

"Saya udah bicara dengan Pak Kapolda untuk masalah penerbitan STNK. Tapi sebetulnya kalau untuk penegakan Perda itu gampang banget. Ya kalau dia parkir di badan jalan langsung diderek," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/9).

Dia menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum memang tidak mengatur pengajuan STNK harus memiliki garasi. Sebab syarat-syarat dalam peraturan tersebut hanya meminta masyarakat menyiapkan faktur kendaraan, cek fisik dan KTP.

Namun, mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, keharusan memiliki garasi sebelum mempunyai mobil diatur dalam Perda nomor 5. Dan kebijakan ini akan diterapkan di ibu kota.

"Ya memang kan ada Perda-nya. Ini kebijakan khusus dari kita. Ini masalah kebijakan untuk mengelola kendaraan," ujarnya.

Jika STNK baru telah diterbitkan dalam hal ini oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, namun pemilik kendaraan tidak mempunyai garasi. Maka Dinas Perhubungan berhak melakukan penertiban sesuai dengan Perda yang ada.

"Maka dari itu mereka akan mikir ketika nanti dia gak ada garasi beli mobil akan mikir. Ya kita derek, STNK pun terbit kita derek. Silahkan kalau mau terbit kita derek, supaya tertib aja sebetulnya sama iramanya." [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.