Wagub Riza Patria Sebut 'Bola' Penjualan Saham Perusahaan Bir di Tangan DPRD DKI

Rabu, 3 Maret 2021 15:49 Reporter : Yunita Amalia
Wagub Riza Patria Sebut 'Bola' Penjualan Saham Perusahaan Bir di Tangan DPRD DKI Gedung DPRD DKI . ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Bola panas penjualan saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan bir PT Delta Djakarta ada di tangan DPRD DKI. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, nasib saham Pemprov di PT Delta Djakarta harus melalui pembahasan terlebih dahulu.

"Tinggal sekarang bisa tidaknya dilaksanakan secepatnya kembali pada teman-teman DPRD. Sebenarnya saya yakin akan mendiskusikan ini akan ketemu titik temunya yang terbaik," kata Riza di Balai Kota, Rabu (3/3).

Politikus Gerindra itu mengatakan, rencana menjual saham Pemprov di perusahaan produsen minuman alkohol itu merupakan janji kampanye Anies Baswedan saat mencalonkan diri sebagai Gubernur, bersama Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur.

Ketika Anies terpilih, janji kampanye harus ditepati. Pemprov DKI berupaya melunasi janji kampanye Anies. Namun ini tergantung dari pihak DPRD.

"Tugas kami memenuhi janji. Anies-Sandi memenuhi janjinya untuk menjual saham di PT Delta," katanya.

Riza menuturkan, jika saham tersebut dijual, tidak ada kerugian bagi Pemprov ataupun masyarakat. Nantinya uang hasil penjualan akan dimanfaatkan ke sektor-sektor prioritas ataupun berdampak jangka panjang.

"Tidak ada yang dirugikan. Provinsi tidak dirugikan, masyarakat tidak dirugikan, jadi kalau itu dijual kepada publik, uangnya diterima kembali bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya. Umpamanya untuk kepentingan Covid, kepentingan pendidikan, kepentingan masyarakat umum, infrastruktur. Silakan nanti bersama teman-teman DPRD yang akan memutuskan."

Pemprov DKI Jakarta dikabarkan telah mengirim surat agar mendapat persetujuan melepas saham di perusahaan bir PT Delta Djakarta. Surat itu bahkan telah dikirim sejak 2020 lalu.

"Surat yang pertama tahun lalu, itu (datang) awal tahun kalau tidak salah," kata Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik saat dikonfirmasi, Rabu (3/3).

Namun, Taufik mengaku belum mengetahui kelanjutan surat tersebut. Sebab masih berada di Sekretariat Dewan. "Suratnya di sekwan saya sih belum lihat," katanya.

Sementara itu, Plt Sekwan DPRD DKI Hadameon Aritonang saat dikonfirmasi enggan menjawab dan menyerahkan pada pimpinan DPRD. "Mohon tanya ke pimpinan," katanya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini