Wagub DKI: Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Mulai 15 Januari

Selasa, 12 Januari 2021 16:12 Reporter : Merdeka
Wagub DKI: Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Mulai 15 Januari Wagub DKI tinjau RSUD Pasar Minggu. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyatakan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota akan diprioritaskan untuk para tenaga medis. Pelaksanaannya akan di mulai dua hari setelah Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan vaksinasi.

"Pak Presiden tanggal 13 (Januari) besok, DKI kan rencananya tanggal 14 (Januari). Tapi banyak tokoh menyampaikan itu hari Kamis, banyak yang puasa Senin Kamis, jadi disepakati hari Jumat pagi," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/1).

Dia mengungkapkan, tokoh-tokoh yang dimaksud yakni ada perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, Kodam hingga Forkopimda. Untuk lokasi vaksinasi akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan yang telah disediakan.

Kendati begitu, Riza enggan menyebutkan nama-nama tokoh yang akan menerima vaksinasi gelombang pertama tersebut.

"Namanya tidak perlu saya sampaikan di sini sudah diatur jadwalnya. Tinggal mengatur tempatnya, apakah di RS, Puskesmas atau di tempat masing-masing, kalau saran dari Menkes kan di RS," ujarnya.

Karena hal itu, politikus Gerindra itu mengimbau, masyarakat tidak khawatir terkait pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Lanjut Riza, vaksinasi merupakan salah satu solusi untuk pencegahan virus corona atau Covid-19.

"Kita yakinkan bahwa Pak Presiden menjadi orang pertama, semua kepala daerah di seluruh indonesia siap menjadi orang yang pertama untuk di vaksin," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, vaksinasi Covid-19 mulai Rabu 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi penerima vaksin Corona pertama.

"InsyaAllah, Bapak/Ibu, kita akan mulai vaksinasi Covid-19 pada hari Rabu, 13 Januari 2021 dan akan dimulai (divaksinasi pertama) oleh Bapak Presiden," ujar Budi usai rapat di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 11 Januari 2021.

Walaupun begitu, pelaksanaan vaksinasi gratis akan dilakukan setelah adanya persetujuan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Terkait kehalalan vaksin juga sudah diterima dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Berita baik dari MUI (mengenai kehalalan vaksin Sinovac) juga sudah keluar. InsyaAllah, berita baik dari BPOM bisa segera menyusul,” ujar Budi Gunadi.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini