Wagub DKI Ungkap Alasan Revitalisasi Halte Bundaran HI: Penumpang Meningkat Drastis

Jumat, 30 September 2022 20:25 Reporter : Merdeka
Wagub DKI Ungkap Alasan Revitalisasi Halte Bundaran HI: Penumpang Meningkat Drastis Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi protes sejarawan JJ Rizal terkait revitalisasi halte Transjakarta Tosari - Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang dianggap menutupi Objek Diduga Cagar Budaya (OCDB) di kawasan itu.

Menurut Riza Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bakal mengecek kembali perihal protes sejarawan itu. Hal itu, kata Riza juga akan menjadi pertimbangan dan perhatian Pemprov DKI

"Jadi nanti kami cek kembali ya, jadi informasi dari JJ Rizal saya kira itu perlu menjadi perhatian, pertimbangan, tapi nanti kami akan cek kembali ya," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Kendati demikian, Riza menjelaskan harusnya semua proses pembangunan di wilayah Pemprov DKI telah melalui proses dan ketentuan yang ada, termasuk mengenai cagar budaya.

"Nanti kami cek kembali ya, seharusnya semua proses pembangunan yang ada di Jakarta itu harus melalui proses, sesuai aturan dan ketentuan yang ada, termasuk memperhatikan cagar budaya, tapi nanti akan kita cek kembali," jelas dia.

Saat ditanyai terkait pembangunan halte yang dianggap menutupi OCDB, Riza sepakat dengan hal tersebut. Namun, kata Riza revitalisasi halte dilakukan untuk mengakomodasi banyaknya jumlah penumpang yang menggunakan layanan Transjakarta.

"Ya itu kan memang satu sisi, memang sekarang ini kan jumlah penumpang itu terjadi peningkatan yg signifikan, artinya kebutuhan halte juga bertambah, volume nya meningkat berarti kan luasannya harus bertambah," terang dia.

"Seperti temen-temen ketahui waktu kejadian di Harmoni yang ada kedai kopi itu aja terpaksa ditutup kedai kopinya karena meningkatnya jumlah penumpang sehingga luasannya dibutuhkan, begitu juga di semua titik, ga kecuali di Bundaran HI," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Sejarawan JJ Rizal meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghentikan pembangunan halte Transjakarta Tosari - Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Menurut dia, halte tersebut merusak pandangan warga ke Patung Selamat Datang.

Protes itu diungkapkan JJ Rizal lewat akun resmi Twitternya @JJRizal pada Kamis 29 September 2022. Rizal mengatakan Patung Selamat Datang warisan Presiden pertama RI, Soekarno dan Gubernur Jakarta periode 1964-1965, Hendrik Hermanus Joel Ngantung alias Henk Ngantung sebagai penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional.

"Mohon Pak Gubernur @aniesbaswedan stop pembangunan halte @PT_Transjakarta yang arogan di kawasan cagar budaya penanda sejarah perubahan kota kolonial jadi kota nasional warisan Sukarno, jangan biarkan halte-halte itu jadi noda di buku sejarah masa pemerintahan bapak yang kaya prestasi," kata dia.

Reporter: Winda Nelfira

Baca juga:
Kritik Proyek Halte Tosari-Bundaran HI, PDIP: Perencanaan Abal-Abal Berujung Masalah
Pemprov DKI Revitalisasi 100 Halte Transjakarta
Hari Ini, Transjakarta Kembali Operasikan Halte Kwitang Usai Revitalisasi
LPSK Minta Saksi Pembakaran Halte TransJakarta Sarinah Jangan Takut Melapor

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini