Wagub DKI Tegaskan Ganti Logo Rumah Sehat untuk Jakarta Tak Pakai APBD

Rabu, 10 Agustus 2022 10:13 Reporter : Merdeka
Wagub DKI Tegaskan Ganti Logo Rumah Sehat untuk Jakarta Tak Pakai APBD Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2022 Liputan6.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta dan penyeragaman logo Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Riza menyampaikan bahwa penggantian logo serta penyeragamannya di 31 RSUD di wilayah DKI Jakarta menggunakan anggaran masing-masing RSUD bersangkutan.

"Besarannya kan tergantung RSUD masing-masing ya. Tergantung berapa banyak di tiap rumah sakit," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8).

"Saya kira RSUD sudah punya pembiayaan sendiri dan bisa mengatasinya yang penting sudah sesuai desain dan konsep ada," lanjut dia.

Selain itu, Riza menjelaskan alasan tak memakai APBD ialah karena anggaran pergantian logo yang tidak terlalu besar. Sehingga dana pergantian ditanggung oleh RSUD masing-masing.

"Cuma logo enggak seberapa anggarannya. Bisa diatasi dengan (dana RSUD)," ujar Riza.

2 dari 2 halaman

Penjelasan Dinkes

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan anggaran penggantian logo untuk jenama atau rebranding rumah sakit menjadi rumah sehat untuk Jakarta dibebankan kepada masing-masing RSUD secara bertahap.

"Proses penggantian logo Rumah Sehat Untuk Jakarta dilaksanakan secara bertahap sesuai anggaran masing-masing RSUD," kata Wakil Kepala Dinas Kesehatan Ani Ruspitawati di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa (9/8).

Dia menegaskan, anggaran untuk penggantian logo terbaru itu tidak dibebankan kepada APBD DKI. Namun, Ani tidak menyebutkan detail anggaran yang digelontorkan oleh masing-masing RSUD yang ada di DKI Jakarta. RSUD milik Pemprov DKI Jakarta hingga saat ini mencapai 31 unit.

Ani menjelaskan nantinya penganggaran penggantian logo itu diambil dari pos pemeliharaan sarana dan prasarana gedung RSUD. Dia menambahkan nomenklatur RSUD tidak berubah, hanya jenama RSUD di Jakarta mencapai Rumah Sehat untuk Jakarta.

Adapun tujuan dari jenama itu, kata dia, untuk mengubah pola pikir masyarakat, datang ke rumah sakit bukan hanya ketika sakit tetapi juga untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas kesehatannya.

Untuk itu, lanjut dia, Rumah Sehat untuk Jakarta mengembangkan konsep layanan promotif preventif sebagai bagian dari layanan rumah sakit yang paripurna dan berkesinambungan.

Ani menambahkan perubahan logo juga bertujuan sebagai kesatuan identitas bagi fasilitas kesehatan milik DKI Jakarta sehingga jejaring layanan dapat lebih baik dan mampu memberikan akses yang luas.

"Sebagai momentum bagi seluruh unsur dalam Rumah Sehat untuk Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan yang berorientasi pada pasien dan mengembangkan 'hospitality' dalam pelayanan," katanya.

Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com [tin]

Baca juga:
Wagub DKI: Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta Program Lama
Nama RSUD Diganti Rumah Sehat, Wagub DKI: Rumah Sakit Bukan Hanya untuk Orang Sakit
Dinkes DKI: Anggaran Penggantian Logo Rumah Sehat Jakarta Dibebankan ke RSUD
DPRD DKI Panggil Dinkes soal Jenama RSUD jadi Rumah Sehat
Jokowi akan Resmikan Terminal Kijing dan RSUD Soedarso Kalbar
PDIP Nilai Penggantian Nama RSUD jadi Rumah Sehat Belum Mendesak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini