Wagub DKI: Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta Program Lama

Rabu, 10 Agustus 2022 10:03 Reporter : Merdeka
Wagub DKI: Penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta Program Lama Wagub DKI Ahmad Riza Patria. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa penjenamaan Rumah Sakit jadi Rumah Sehat untuk Jakarta sudah diprogram sejak lama. Menurut dia, program itu memang dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat akan hidup sehat.

"Itu program sudah lama. Jadi seperti yang sudah disampaikan Pak Gubernur, rumah sehat itu ingin membangun suatu mindset baru bahwa orang dateng ke rumah sakit itu tidak hanya karena sakit," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (9/8).

Riza menjelaskan bahwa peran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) selama ini hanya terbatas pada segi kuratif dan rehabilitatif saja. Sehingga, kata dia, dengan penjenamaan tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mendorong RSUD juga punya peran promotif dan preventif.

"Jadi selama ini kita lebih pada pengobatan atau kuratif, rehabilitatif. Sekarang itu harus promotif dan preventif. Itu yang kita utamakan," kata Riza.

Politikus Gerindra ini menyatakan Pemprov DKI ingin memastikan bahwa masyarakat yang datang ke Rumah Sakit tak hanya dalam keadaan sakit, tetapi juga melakukan edukasi kesehatan lain seperti cek kesehatan dan sebagainya.

"Jadi orang datang ke rumah sakit itu ngapain sih? Medical check up ya kan, medical mental, itu penting," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadakan pencanangan penjenamaan RSUD menjadi 'Rumah Sehat untuk Jakarta.' Logo rumah sakit tersebut pun turut diganti.

"Kita mencanangkan, penjenamaan Rumah Sehat untuk Jakarta. Program ini sebenarnya sudah dirancang sejak lama, ide gagasan mulai dibahas 2019. 2020 awal, mulai kita siapkan langkah-langkahnya lalu muncul pandemi sehingga ini terhenti, baru kemudian diaktifkan lagi setelah kita bisa suasananya lebih memungkinkan," kata Anies di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu 3 Agustus 2022.

Anies menjelaskan alasan penggantian menjadi Rumah Sehat ini dilakukan karena selama ini Rumah Sakit identik dengan tempat orang sakit. Sehingga, pola pikir itu harus diubah dengan mengganti Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat untuk Jakarta.

"Mengapa penanaman dilakukan, selama ini RS kita berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif sehingga datang karena sakit, lalu datanglah ke Rumah Sakit untuk sembuh, untuk sembuh itu harus sakit dulu, sehingga tempat ini menjadi tempat orang sakit," kata Anies.

Reporter: Winda Nelfira/Liputan6.com [tin]

Baca juga:
Nama RSUD Diganti Rumah Sehat, Wagub DKI: Rumah Sakit Bukan Hanya untuk Orang Sakit
Dinkes DKI: Anggaran Penggantian Logo Rumah Sehat Jakarta Dibebankan ke RSUD
DPRD DKI Panggil Dinkes soal Jenama RSUD jadi Rumah Sehat
Jokowi akan Resmikan Terminal Kijing dan RSUD Soedarso Kalbar
PDIP Nilai Penggantian Nama RSUD jadi Rumah Sehat Belum Mendesak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini