Wagub DKI Optimistis Vaksinasi Buruh Bisa Pulihkan Ekonomi Nasional

Minggu, 2 Mei 2021 16:00 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Wagub DKI Optimistis Vaksinasi Buruh Bisa Pulihkan Ekonomi Nasional Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria optimistis program vaksinasi yang diberikan kepada buruh bisa memulihkan ekonomi nasional. Dia berharap pandemi Covid-19 segera diatasi sehingga produktivitas kerja akan kembali normal.

"Saya berharap vaksinasi bagi pekerja dapat memulihkan kondisi ekonomi nasional dan mengembalikan produktivitas kerja yang aman dan sehat untuk semua," kata Riza saat menghadiri vaksinasi pekerja dalam rangka May Day, dikutip dari siaran resmi Humas Pemprov DKI Jakarta, Minggu (2/5).

Menurut Riza, sudah saatnya para pekerja dilindungi. Dia mengatakan, dampak pandemi Covid-19 yang menghantam para pekerja ini seharusnya bisa membuat seluruh pihak sadar bahwa para pekerja memang harus dilindungi dengan segera disuntik vaksin Covid-19. Dia pun berharap pelaksanaan vaksinasi untuk pekerja yang dimulai pada Hari Buruh itu bisa berjalan lancar.

"Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan Jakarta selama 1 tahun ini, serta peningkatan kasus klaster perkantoran, menuntut kita untuk lebih melindungi pekerja/buruh. Terutama di sektor pelayanan publik," tuturnya.

Riza pun menyampaikan apresiasinya kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta yang telah berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menyukseskan program vaksinasi pada Hari Buruh itu. Pada kesempatan ini, Kadin DKI juga memberikan sanitary kit kepada pekerja terdampak Covid-19.

"Terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada Kadin DKI Jakarta atas terlaksananya peringatan Hari Buruh dengan kegiatan yang bernilai positif dan mulia dalam bentuk pemberian sanitary kit kepada pekerja/buruh terdampak Covid-19," ujarnya.

Sesuai arahan dari Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, tema May Day Tahun 2021 adalah "May Day: Recover Together" yang menekankan bahwa May Day merupakan momentum dan waktu yang tepat untuk bersinergi dan bersama-sama memulai kembali, berinovasi kembali untuk membangun Indonesia lebih baik.

Pada peringatan May Day tahun ini, dia pun berharap para pekerja bisa menunjukkan rasa solidaritas dengan orasi-orasi aspiratif dan tuntutan dalam rangka perbaikan di masa depan.

Senada dengan Riza, Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi setuju bahwa pemberian vaksin kepada para pekerja akan segera membantu Indonesia bangkit memulihkan perekonomian.

"Vaksinasi bagi pekerja ini diharapkan memulihkan perekonomian Jakarta," katanya.

Dia menyebutkan, peserta vaksinasi merupakan para pekerja yang berkontribusi pada perekonomian di Jakarta. Program ini mendapat sambutan baik dari para pekerja maupun pengusaha.

"Pengusaha bahkan menanggung biaya pelaksanaan. Jakarta nyaris tidak punya sumber daya alam. Sangat bergantung pada besarnya konsumsi dan aktivitas masyarakat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah menyadari perayaan May Day di saat pandemi ini memang merupakan situasi yang sulit bagi semua pihak. "Saya kira semua kita dalam kondisi 'sakit'. Kita mengalami bagaimana jatuhnya dunia usaha. Tidak ada pilihan kecuali tetap bersemangat menuju masa depan. Ekonomi kuartal 1 masih negatif tapi sudah lebih baik dari kuartal 4 tahun 2020," ujarnya.

Dia menyebutkan, angka pengangguran naik 2,8 juta, dari 6,9 menjadi 9,7 juta dalam setahun. Bahkan berdasarkan data BPS ada 29, 2 juta pekerja yang terdampak. Untuk itu, pemerintah, pengusaha, dan para pekerja harus bangkit. Salah satu cara untuk membangkitkannya yakni dengan vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi kepada 200 buruh itu bertempat di Kantor PPKD Jakarta Timur dan di Kantor DPP APINDO DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat. Vaksinasi pada Hari Buruh juga dihadiri Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Jiwa dan Napza Kementerian Kesehatan Siti Khalimah, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker Indah Anggoro Putri, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, Kepala PPKD Jakarta Timur Ahmad Sotar Harahap, dan Wali Kota Jakarta Timur M Anwar. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini