Wagub DKI: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Tidak Boleh Terulang

Minggu, 2 Oktober 2022 12:33 Reporter : Lydia Fransisca
Wagub DKI: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Tidak Boleh Terulang Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta mengungkapkan kesedihannya terhadap tragedi kerusuhan sepak bola di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Riza menuturkan, tidak ada pertandingan apapun yang sebanding dengan nyawa.

"Peristiwa memilukan ini sangat patut kita sesalkan. Satu nyawapun tidak boleh hilang, apalagi sebanyak ini saudara-saudara kita yang meninggal dunia," tulis Riza dalam akun Instagram pribadinya @arizapatria, Minggu (2/10).

Riza mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendoakan agar korban husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan dalam ketabahan dan kesabaran.

"Kita sangat merasakan kesedihan dari keluarga besar para korban yang meninggal dunia, terluka serta dalam perawatan. Duka mendalam kami atas meninggalnya 127 orang saudara-saudara kita di Malang (data sementara dari berbagai media)," tulis Riza.

2 dari 2 halaman

Tragedi Terbesar Sepanjang Sejarah Sepakbola RI

Riza juga mengatakan, perlu ada evaluasi lebih lanjut agar kejadian ini tidak terulang di daerah mana pun.

"Ini jumlah korban terbesar, terbanyak sepanjang sejarah sepakbola dan olahraga di Indonesia. Kita semua harus melakukan evaluasi serius, untuk memastikan agar kejadian yang menyedihkan ini tidak terulang, tidak boleh lagi terulang, jangan sampai terjadi lagi di daerah manapun," kata Riza.

Adapun kini, jumlah korban tewas tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 130 orang. Kemudian, 191 orang masih dalam perawatan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya terus fokus dalam penanganan korban, baik yang membutuhkan Tim DVI atau pun korban luka ringan hingga berat. Seluruh biaya penanganan medis pun ditanggung oleh Pemerintah Daerah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Khofifah monitor khusus pelayanan medis bagi para korban di stadion Kanjuruhan. Dia ingin para korban mendapatkan pelayanan medis terbaik.

"Saya telah meminta Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur memonitor khusus pelayanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan pelayanan terbaik," kata Jokowi. [tin]

Baca juga:
Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata Usai Laga Arema FC vs Persebaya
Puan Maharani Minta Aparat Investigasi Total Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Update Korban Tragedi di Stadion Kanjuruhan: 130 Orang Meninggal Dunia, 191 Luka-Luka
Komnas HAM Kirim Tim Pantau Penanganan Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini