Waduk Melati mulai dikeruk, Jokowi tak mau pengerjaannya lelet

Rabu, 11 Desember 2013 10:43 Reporter : Fikri Faqih
Jokowi di Waduk Melati. ©2013 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan peletakan tiang pancang (Groundbreaking) normalisasi sungai dan waduk dalam proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) paket I Ciliwung- Gunung Sahari Drain - Waduk Melati- Saluran Gesik dan Cideng Hulu di Waduk Melati, Jakarta Pusat.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Manggas Rudi Siahaan, Wali Kota Jakarta Syaifullah dan perwakilan dari Bank Dunia, Jokowi meresmikan dengan memencet tombol tanda secara resmi telah dimulainya pembangunan proyek yang berasal dari bantuan Bank Dunia tersebut.

"Dengan mengucap Bismillahirahmanirrahim, groundbreaking paket I Ciliwung Gunung Sahari Drain - Waduk Melati- Saluran Gesik dan Cideng Hulu dalam proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) pada pagi hari ini secara resmi dimulai," ujar Jokowi, Rabu, (11/12).

Peresmian baru dilakukan setelah proyek ini sempat mangkrak selama lima tahun. Ia menegaskan, pelaksanaan normalisasi ini tidak boleh tertunda lagi.

"Iya tapi ini jangan lama-lama pengerjaannya. Harus lima tahun? Keburu rupiahnya naik, minta cepetlah, 1 tahun, maksimal ini dikerjakan 2 tahun," ujarnya.

Kepala Dinas PU Manggas Rudi Siahaan mengatakan, pengerjaan proyek JEDI telah berjalan sejak 2008. Proyek ini kerja sama Bank Dunia dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Topik pilihan: Jokowi | Ahok

"Proyek ini untuk mengurangi dampak banjir tahunan di kawasan DKI Jakarta melalui rehabilitasi dan pengerukan sungai, waduk dan situ sesuai dengan standar dan praktik Internasional," ujar Manggas.

Dalam pengerjaan paket 1 tersebut, lokasi yang akan dikeruk yaitu Kali Ciliwung Gunung Sahari dari pintu air Masjid Istiqlal sampai pintu air Marina dengan luas 5.100 meter, kemudian Waduk Melati dengan luas 4,9 hektare, saluran Gresik dari Jalan Surabaya Menteng sampai Teluk Betung Kebon Kacang 2.004 meter dan Kali Cideng Hulu dari Waduk Setiabudi sampai dengan jalan Teluk Betung Kebon Kacang 1.260 meter.

"Total pengerukan yang dilakukan dalam volume pekerjaan paket I ini yaitu 98.240 meter kubik. Di sungai dan kali tersebut akan dilakukan pemasangan sheet pile di tiap tanggul sepanjang 4.832 meter dan 1.245 meter," kata Manggas.

Untuk menyelesaikan pengerjaan paket 1 itu, Manggas mengatakan, pihaknya menghabiskan dana sebesar Rp 284 miliar yang berasal dari Bank Dunia dari total biaya yang dikeluarkan untuk pengerjaan sebanyak 7 paket sebesar Rp 1 triliun.

"Untuk proyek yang dikerjakan oleh Pemda selain paket I ini yaitu Paket 4 Kali Sentiong-sunter-Waduk Sunter- Waduk Sunter Selatan- Waduk Sunter Timur III dan paket 7 yaitu Kali sekretaris, Kali Jelankeng- Pakin- Kali besar- Kali Krukut Cideng," tutupnya.

Baca juga:
Belajar sistem online, Ahok kunjungi PLN
Ahok: Tak mungkin harus bangun tembok Berlin agar warga tertib
Dua rumah sakit ini bangun gedung baru tampung pasien KJS
Air kotor, warga Rusun Marunda terserang gatal-gatal

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi Ahok
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini