Usut Penyebab Tandon Air Proyek LRT Jebol, Polisi Periksa Tiga Saksi

Selasa, 28 Juni 2022 21:46 Reporter : Merdeka
Usut Penyebab Tandon Air Proyek LRT Jebol, Polisi Periksa Tiga Saksi Ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi mengusut penyebab jebolnya bak penampungan atau tandon air di proyek stasiun LRT Setiabudi, pada Selasa (28/6) petang sekira pukul 16.25 WIB. Tiga saksi telah diperiksa terkait kejadian yang menyebabkan lima orang terluka itu.

Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Suparmin menerangkan, sejauh ini ada tiga saksi yang telah dimintai keterangan. Mereka adalah korban yang selamat, sekuriti setempat dan karyawan proyek.

"Sementara baru tiga saksi ya ini, kan kita masih selidiki nih kenapa sampai bisa jebol," kata dia saat dihubungi, Selasa (28/6).

Dia menambahkan, pihaknya berencana memeriksa penanggung jawab proyek LRT di Setiabudi. "Kok bisa sampai jebol, kita akan panggil dan tanya pihak proyek," kata dia.

2 dari 3 halaman

Tandon Jebol saat Lalu Lintas Ramai

Suparmin menerangkan, tandon berisi air itu tiba-tiba jebol. Tumpah air meluber ke jalanan di tengah situasi arus lalu lintas yang sedang ramai.

Beberapa orang pengguna jalan dan dua pekerja proyek terkena dampak dari jebol tandon air. "Ada korban luka. Tapi mereka selamat semua," ujar dia.

Saat ini, situasi sudah kondusif. Arus lalu lintas telah kembali normal. Sementara itu, korban luka dibawa ke rumah sakit ke MMC.

3 dari 3 halaman

Satu Mobil dan Tiga Motor Rusak

Sebelumnya, Camat Setia Budi Iswahyudi menerangkan, lima orang terluka terkena dampak tumpahan air. Dua di antaranya Nurfazryah (24) seorang ibu rumah tangga, dan pengemudi ojek online bernama Feriadi Saputra (26).

Peristiwa ini juga menimbulkan dampak kerugian material. Setidaknya satu unit mobil dan 3 unit sepeda motor mengalami kerusakan.

"Kejadian mengakibatkan korban luka luka berjumlah 5 orang dan kerugian material," kata dia.

Iswahyudi menerangkan berdasarkan penuturan tiga orang saksi yang mengetahui kejadian ini, mereka rata-rata mendengar bunyi suara pecah dibarengi keluarnya air dalam penampungan air proyek stasiun LRT Setiabudi.

"Ada melihat air keluar deras dari penampungan air dan limpahan air langsung mengenai pengendara sepeda motor yang sedang lewat di depan dan tersapu tumpahan air," ujar dia.

Iswahyudi menerangkan, pihak kepolisian telah turun langsung ke lokasi. Sementara itu, kelima korban dilarikan ke rumah sakit.

"Ada 2 korban laki laki pekerja proyek juga langsung dibawa ke rumah sakit MMC dengan taksi," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com. [yan]

Baca juga:
Tandon Air Proyek LRT di Rasuna Said Jebol, Lima Orang Terluka
Antusiasme Warga Berkeliling Gratis dengan LRT Jakarta
Tingkah Lucu Anak-Anak dalam Fashion Show Baju Adat Betawi
HUT ke-495 Jakarta, Warga Gratis Naik MRT-LRT dan Transjakarta Rp1 Selama Sehari
Pembangunan Proyek LRT Jabodebek Capai 90 Persen
Menhub Budi: Jumlah Pengguna LRT Palembang Capai 350.000 Orang per Mei 2022

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini