Usut kasus RJ Lino, KPK kembali periksa tiga pejabat Pelindo II

Selasa, 29 Maret 2016 13:10 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Usut kasus RJ Lino, KPK kembali periksa tiga pejabat Pelindo II Dirut Pelindo II RJ Lino. ©2015 Merdeka.com/muchlisa

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil tiga orang pejabat Pelindo II sebagai saksi terkait kasus pengadaan QCC di PT Pelindo II. Ketiga saksi tersebut nantinya akan dimintai keterangan guna melengkapi kasus yang menyeret mantan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino.

"Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi terkait pengadaan QCC di Pelindo II," ujar Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Selasa (29/3).

Ketikanya yakni, Ketua komite audit dewan komisaris PT. Pelindo II, Si Putu Ardana, Komisaris Pelindo II, Lambock V. Nahattands dan Direktur Komersial dan pengembangan usaha PT. Pelindo, Saptono R. Irianto.

Seperti diketahui KPK resmi menetapkan Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka kasus pengadaan crane. Penetapan itu dilakukan setelah lembaga antirasuah tersebut menemukan dua alat bukti untuk menjeratnya.

"Dalam pengembangan penyidikan Tindak Pidana Korupsi terkait Quay Container Crane di Pelindo II tahun 2010, KPK menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan RJL sebagai tersangka," ujar Plh Kabiro Humas, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (18/12).

Lino diduga telah menyalahgunakan kewenangannya sebagai pimpinan Pelindo untuk memperkaya diri. Penyalahgunaan itu terjadi ketika dia menunjuk perusahaan China untuk mendatangkan alat berat tersebut ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Atas perbuatannya, KPK menjerat Lino dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini