Total RAPDB 2020 DKI Jakarta Rp87,95, Ini Target Pendapatan & Rincian Belanja

Selasa, 3 Desember 2019 16:31 Reporter : Yunita Amalia
Total RAPDB 2020 DKI Jakarta Rp87,95, Ini Target Pendapatan & Rincian Belanja Gedung Balai Kota DKI Jakarta. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna rancangan APBD DKI Jakarta 2020. Dalam pidatonya, Anies mengatakan rancangan pendapatan serta belanja daerah yang akan dikerjakan tahun depan senilai Rp87,9 triliun.

"Total rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020 sebesar Rp87,95 triliun," kata Anies, Jakarta, Selasa (3/12).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, nilai tersebut meningkat 1,22 persen dibandingkan APBD tahun 2019.

Kemudian, dari nilai rancangan APBD 2020, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pendapatan sebesar Rp82,19 triliun. Sumber pendapatan berasal dari pendapatan asli daerah sebesar Rp57,56 triliun, dengan rincian dana perimbangan sebesar Rp21,61 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp3,01 triliun.

Anies melanjutkan, pendapatan asli daerah melingkupi pajak daerah sebesar Rp50,17 triliun, retribusi daerah sebesar Rp755,75 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp750 miliar, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp5,88 triliun.

"Sedangkan untuk dana perimbangan sebesar Rp21,61 triliun berasal dari dana bagi hasil sebesar Rp17,82 triliun, serta dana alokasi khusus sebesar Rp3,79 triliun," ujarnya.

Selanjutnya untuk lain-lain, pendapatan daerah yang sah sebesar Rp3 triliun berasal dari pendapatan hibah sebesar Rp2,95 triliun, serta dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp62,61 miliar.

Untuk rancangan belanja, Anies menyampaikan Pemprov DKI Jakarta akan menghabiskan Rp79,61 triliun. Jumlah itu terdiri dari belanja tidak langsung dan belanja langsung.

"Belanja Tidak Langsung dialokasikan sebesar Rp34,76 triliun," kata Anies.

Belanja tidak langsung meliputi belanja pegawai sebesar Rp20,84 triliun, belanja bunga sebesar Rp76 miliar, belanja subsidi sebesar Rp5,57 triliun, belanja hibah sebesar Rp2,54 triliun, belanja bantuan sosial sebesar Rp4,80 triliun, belanja bantuan keuangan sebesar Rp576,99 miliar serta belanja tidak terduga sebesar Rp335,53 miliar.

Untuk Belanja Langsung dialokasikan sebesar Rp44,84 triliun dengan rincian antara lain untuk belanja yang dititik beratkan pada pencapaian RPJMD, kegiatan strategis daerah dan pemenuhan belanja prioritas daerah lainnya, serta peningkatan penghasilan PJLP dan PPSU berupa peningkatan UMP sesuai Peraturan Gubernur Nomor 121 Tahun 2019. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini