Hot Issue

Toa Peringatan Banjir: Dulu Digagas, Kini Anies Kritik Sendiri

Minggu, 9 Agustus 2020 07:30 Reporter : Fikri Faqih
Toa Peringatan Banjir: Dulu Digagas, Kini Anies Kritik Sendiri Anies tinjau lokasi banjir Cipinang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkritik penggunaan toa digunakan sebagai peringatan dini banjir di Jakarta. Bahkan, dia meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak lagi menyusun kegiatan pengadaan toa. Alasannya, alat tersebut tidak relevan digunakan sebagai sistem peringatan dini banjir di Jakarta.

Saat ini di Jakarta, terdapat 24 toa yang terpasang di 14 kelurahan. Alat tersebut diproyeksikan sebagai sarana menyampaikan informasi kepada warga akan potensi banjir. Toa tersebut dikatakan berasal dari Jepang sebagai barang hibah.

Sebelumnya, penggunaan toa sebagai early warning system (EWS) merupakan salah satu cara yang dipilih Anies untuk memberikan peringatan dini pada masyarakat Jakarta di awal tahun 2020. Bahkan, dia memerintahkan pihak kelurahan berkeliling di kelurahannya untuk memberikan peringatan dini terjadinya banjir kepada masyarakat menggunakan pengeras suara dan sirine.

"Jadi kelurahan, bukan ke RW, RT, tapi langsung ke masyarakat berkeliling dengan membawa toa (pengeras suara) untuk memberitahu semuanya, termasuk sirine," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta pada 8 Januari 2020.

Mantan Mendikbud itu menuturkan pihaknya menggunakan metode tersebut setelah melakukan peninjauan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan sebelumnya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Hal itu karena dalam SOP sebelumnya jika ingin memberi peringatan akan terjadinya bencana, harus berjenjang dari Pemprov ke masyarakat.

"Karena kemarin pada malam itu pemberitahuan diberitahu, tapi karena malam hari diberitahunya lewat HP, akhirnya sebagian tidak mendapatkan informasi," ucap dia.

Baca Selanjutnya: Anggarkan Rp 4 Miliar Beli...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini