Temuan Kasus Corona Menurun, Anies Tegaskan Jakarta Masih Bertempur Lawan Covid-19

Jumat, 1 Mei 2020 21:32 Reporter : Yunita Amalia
Temuan Kasus Corona Menurun, Anies Tegaskan Jakarta Masih Bertempur Lawan Covid-19 anies baswedan. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengevaluasi penerapan perpanjangan kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB tahap dua. Anies melihat ada penurunan temuan kasus positif Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

"Kami rapat me-review pelaksanaan PSBB di Jakarta dan dampak-dampaknya bagi pengendalian Covid-19. Perlu kami garis bawahi, meskipun beberapa hari ini terlihat ada penurunan, tetapi ini tidak boleh diartikan sebagai PSBB-nya kendor. Harus kita lebih disiplin. Harus kita lebih ketat karena masih ditemukan kasus-kasus positif di masyarakat," kata Anies dalam video telekonferensi, Jumat (1/5).

Kabar baik soal temuan kasus yang menurun, sambung Anies, tidak dianggap sebagai bahwa kondisi mulai membaik. Jakarta, katanya, masih terus berjuang melawan virus ini.

"Jadi adanya peristiwa penurunan beberapa hari ini tidak boleh diartikan sebagai sudah selesai. Ini belum selesai. Jakarta belum merdeka dari covid19. Kita masih harus bertempur melawan covid19. Karena kita belum merdeka dari covid19, maka jangan kendor," tegas Anies.

Anies menambahkan, berbagai faktor bisa menjadi salah satu penyebab temuan kasus kian menurun. Salah satunya, masyarakat kian taat untuk berkegiatan di rumah.

"Kami menyadari bahwa di rumah selama berminggu-minggu bukan sesuatu yang nyaman. Minggu ke satu mengasyikkan, minggu kedua, minggu ketiga? Tetapi kita tidak ingin Ingub ini ada pengendoran saat virus itu masih di mana-mana," katanya.

"Mari kita lebih serius sampai tuntas PSBB ini, kita berharap lebih cepat. Makin disiplin kita, makin cepat selesai. Jadi bersabar tentu bukan hal yang mudah tapi bila tidak kita lakukan maka potensi masalah jadi lebih besar," sambung Anies.

1 dari 1 halaman

PSBB Mengganggu Perekonomian

Anies memahami kebijakan PSBB ini sangat berdampak pada kondisi ekonomi banyak orang. Mata pencarian hilang karena perusahaan mendadak tak produktif. Tetapi dia yakin kondisi itu bisa diperbaiki dengan lebih baik jika orang tersebut sehat.

"Pekerjaan yang hilang insya Allah nanti bisa kita cari gantinya. Tapi bila terjadi penularan, harus dirawat di rumah sakit, bahkan sebagian meninggal. Belum ada subsidi yang bisa menggantikan. Bila mata pencaharian hilang kita bisa siapkan bantuan sosial," katanya.

"Karena itu mengapa kita semua harus sadar berapa pentingnya melewati masa-masa sulit ini dengan disiplin tetap berada di rumah," tutup Anies. [lia]

Baca juga:
Usai Lebaran, Anies akan Persulit Warga Keluar Masuk Jakarta
Anies Pastikan Warga DKI Terdampak Penerapan PSBB Dapat Bansos Jelang Lebaran
Pemprov DKI Akan Bagikan 20 Juta Masker, Tiap Warga Wajib Pakai
PSBB, Taksi Sepi Penumpang
Pemprov DKI Klaim PSBB Buat Kualitas Udara Jakarta Membaik

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini