Tanah di Jakarta Kian Menurun, Anies Sebut Proyek Saluran Pipa Penting

Selasa, 18 Juni 2019 15:21 Reporter : Merdeka
Tanah di Jakarta Kian Menurun, Anies Sebut Proyek Saluran Pipa Penting air bersih. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menegaskan, masalah lingkungan yang dihadapi Jakarta saat ini harus cepat diatasi. Salah satu di antaranya adalah masalah penurunan permukaan tanah.

Menurut Anies, salah satu penyebab masalah tersebut adalah penyedotan air tanah oleh masyarakat karena tidak memiliki akses pada air pipa. "Solusinya (jangka panjang) itu dengan menghadirkan air pada masyarakat menggunakan pipa, sehingga mereka tidak harus mengambil air tanah. Ini yang sedang kita kerjakan dengan PDAM, dan itu juga sebabnya mengapa kita kemarin mencoba memasukan ke dalam anggaran supaya bisa melakukan pipanisasi," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (18/6).

Anies menjelaskan, pihaknya sedang dalam proses untuk mengambil alih atas pengelolaan pipa swasta. Hal ini agar pemerintah bisa mempercepat pipanisasi di seluruh wilayah Jakarta.

Dia menilai, tanpa adanya percepatan pipanisasi, maka masyarakat akan selalu mengambil air tanah. Selain itu, kebutuhan air minum sendiri untuk solusi jangka pendek tengah digodok oleh pihaknya.

"Menyediakan air-air minum bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang sama sekali tidak ada akses, sehingga mereka (tidak) harus membeli air minum dengan harga yang amat mahal," ujar Anies.

"Jadi jangka panjang adalah menyiapkan pipanisasi, jangka pendek adalah dengan penyediaan air-air minum untuk masyarakat. Sehingga kita bisa mengurangi penyedotan air dari dalam tanah," tukasnya.

Masalah Lingkungan

Anies menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan berkomitmen untuk memberikan solusi atas masalah lingkungan lainnya di Jakarta. Yaitu masalah masalah kualitas udara, kualitas air, dan sampah.

Menurutnya, pengintegrasian transportasi publik di Jakarta penting dilakukan demi mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas udara. Selain itu, Peraturan Gubernur mengenai sampah plastik juga masih disusunnya.

"Pengelolaan sampah kita sudah meluncurkan ITF, atau Intermediate Treatment Facility untuk pengelolaan sampah yang pertama di Indonesia yang nanti akan mengubah sampah menjadi energi. Harapannya nanti kita akan membangun 4 buah di Jakarta, satu sudah dalam proses," pungkas dia.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini