Syarat tobat Sandi buat Alexis jika mau beroperasi lagi

Rabu, 1 November 2017 06:01 Reporter : Mardani, Nur Habibie
Syarat tobat Sandi buat Alexis jika mau beroperasi lagi Hotel Alexis. ©2017 merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menolak permohonan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) baru yang diajukan Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. Alhasil, usaha hotel dan Griya Pijat Alexis harus tutup.

Penolakan perpanjangan izin Alexis diakui DKI sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat. Penutupan Alexis juga merupakan salah satu janji kampanye Anies-Sandi saat bertanding memperebutkan kursi DKI 1 di Pilgub DKI lalu.

Manajemen Alexis pun langsung bereaksi. Kemarin, Legal & Corporate Affair Alexis Group, Lina Novita dan M Fajri menggelar jumpa pers di Hotel Alexis. Mereka menegaskan hingga saat ini tak pernah ditemukan pelanggaran di Alexis hotel maupun griya pijat, baik pelanggaran peredaran narkoba maupun asusila.

hotel alexis

Hotel Alexis ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Manajemen Alexis meminta Pemprov DKI Jakarta mengkaji ulang penolakan permohonan TDUP Hotel dan Griya Pijat Alexis. Pihak pengelola Hotel dan Griya Pijat Alexis meminta Pemprov Jakarta memikirkan nasib karyawan yang berjumlah 1.000 orang setelah izin perpanjangannya usahanya ditutup.

"Bersama ini kami mohon kepada pihak Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perizinan untuk dapat memberikan solusi dan jalan keluar terbaik maupun arahan dan bimbingannya agar usaha kami di sektor pariwisata dapat terus berjalan, pastinya kami siap untuk melakukan pembenahan manajemen sesuai dengan arah kebijakan pemerintah daerah DKI Jakarta," kata Lina Novita, Selasa (31/10) kemarin.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun angkat bicara atas penolakan izin Alexis. Sandi tidak menutup kemungkinan memberikan izin usaha kembali kepada Alexis.

Namun ada syaratnya. Alexis harus bebas dari prostitusi dan tidak menyalahi norma-norma susila. Alexis harus tobat.

sandiaga uno lari ke monas

Sandiaga Uno lari ke Monas ©2017 Merdeka.com/Syifa Hanifah

"Kita kan semua di dalam agama itu kalau ada yang tobat itu taubatan nasuha (taubat yang bersungguh-sungguh). (Izin bisa diberikan) Ya sesuai dengan ketentuan, laporan masyarakat dan bukti-bukti. Dan itu semua sudah diatur dalam peraturan," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, kemarin.

Sandiaga menegaskan tidak akan memberi ampun bagi usaha sejenis yang melanggar norma susila dan mendirikan usaha prostitusi. Dia berjanji akan memperhatikan dan merespons laporan dari masyarakat terkait usaha sejenis.

"Intinya kami akan tegas dan kami akan memperhatikan laporan masyarakat. Tentunya bukti-bukti yang sahih bahwa ada tempat usaha yang melanggar kesusilaan maupun narkoba," katanya.

hotel alexis

Hotel Alexis ©2017 Merdeka.com/Nur Habibie

Penolakan perpanjangan TDUP baru Hotel Alexis tertuang dalam secarik surat Pemprov DKI Jakarta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Surat dengan nomor 68661-1.858.8 yang diterbitkan Jumat (27/10) itu diteken langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi.

Surat berisi penjelasan terkait permohonan tanda daftar usaha pariwisata (TDUP) itu ditujukan untuk Direktur PT Grand Ancol Hotel. Dalam surat itu disebutkan, permohonan TDUP Hotel Alexis diajukan melalui aplikasi online ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta dengan nomor registrasi 60U0HG dan permohonan TDUP Griya Pijat yang diajukan melalui aplikasi online ke kantor Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kecamatan Pademangan dengan nomor registrasi Z35DNU. [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini