Sudin Ketahanan Pangan Jakut Temukan Puluhan Kg Organ Kurban Tak Layak Konsumsi

Sabtu, 1 Agustus 2020 18:43 Reporter : Henny Rachma Sari
Sudin Ketahanan Pangan Jakut Temukan Puluhan Kg Organ Kurban Tak Layak Konsumsi Kasudin KPKP Jakarta Utara Unang Rustanto memantau lokasi pemotongan hewan kurban. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan kilogram organ kurban tak layak konsumsi di Jakarta Utara ditemukan petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP). Yakni terdiri dari, hati sebanyak 35,75 kg, jantung sebanyak 12,5 kg, paru sebanyak 24,25 kg dan limpa sebanyak 8,25 kg.

"Kami temukan puluhan kilogram organ hewan kurban, ternyata tidak layak konsumsi dan langsung dimusnahkan," kata Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto di Jakarta, Sabtu (1/8).

Ia menjelaskan, puluhan kilogram organ tidak layak konsumsi itu berdasarkan hasil pantauan petugas hingga pukul 15.00 Wib.

"Itu salah satu hasil pantauan di 155 lokasi pemotongan hewan kurban hingga pukul 15.00 Wib," katanya.

Dalam pemantauan, dilibatkan 104 orang petugas pemeriksa terdiri dari 44 orang petugas sudin, 15 orang dokter hewan praktisi dari persatuan dokter hewan Indonesia cabang Jakarta, dua orang petugas Kementerian Pertanian dan 45 orang petugas dari dinas KPKP DKI Jakarta.

Ia juga menambahkan selama Idul Adha, Sudin KPKP melakukan pelayanan kesehatan terhadap hewan kurban milik masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan hewan dan daging kurban di tempat pemotongan, pengawasan kelayakan tempat pemotongan hewan kurban, pendataan lokasi dan jumlah pemotongan hewan kurban.

Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan hewan sebelum disembelih dan pemeriksaan kelayakan kesehatan daging setelah disembelih.

"Total 2.581 ekor hewan kurban yang dipotong usai pelaksanaan salat Idul Adha pada Jumat (31/7)," katanya.

Hewan kurban itu terdiri dari 658 ekor sapi, 7 ekor kerbau, 1.789 ekor kambing dan 127 ekor domba.

"Kegiatan pemeriksaan akan dilakukan sampai Senin (3/8)," ujar Unang. Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini