Stadion BMW Dikerjakan Jakpro, Ketua DPRD Tegaskan Tak Akan Setujui PMD

Selasa, 13 November 2018 13:28 Reporter : Merdeka
Stadion BMW Dikerjakan Jakpro, Ketua DPRD Tegaskan Tak Akan Setujui PMD Stadion BMW. ©2012 Merdeka.com/Handout/Tiyok Prastyoadi

Merdeka.com - Semasa menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menginginkan Stadion BMW dibuat berkelas internasional. Menargetkan pembangunan 2,5 tahun, Sandiaga ingin stadion itu sebagai markas Persija.

Saat ini pembangunan stadion sedang dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Alasan menggunakan BUMD, karena sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) akan melalui proses panjang.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, tidak menyetujui rencana keikutsertaan BUMD dalam proyek itu.

"Saya lepas ke SKPD-nya, Dinas Olahraga lelang nih. Kan kita udah punya kajiannya, gambarnya apa, itu kan pemerintah punya," ujar Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/11).

Prasetio mengatakan, DPRD tidak akan menyetujui penyertaan modal daerah (PMD) Rp 1,5 triliun yang diajukan Jakpro dalam APBD DKI 2019 untuk membangun stadion BMW. DPRD DKI hanya akan memberikan PMD untuk pembangunan fase 2 light rail transit (LRT).

"Enggak akan saya kasih (untuk stadion BMW). Saya kasih cuma untuk LRT karena LRT harus nyambung, nanti jadi tengkorak monorel lagi (jika tidak dilanjutkan)," kata Prasetio.

Saat ini, DPRD DKI tengah menggodok revisi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Perseroan Terbatas Jakarta Propertindo.

Diketahui, pembangunan stadion BMW membutuhkan dana Rp 4,5 miliar dan rencananya dibangun selama tiga tahun, mulai 2019 hingga 2021.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini