Sopir GO-JEK bengal, Ahok bilang 'lama-lama kita coret'

Rabu, 7 Oktober 2015 15:02 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Sopir GO-JEK bengal, Ahok bilang 'lama-lama kita coret' Gojek. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku telah berkoordinasi dengan pihak manajemen GO-JEK untuk menertibkan para driver yang masih sering mangkal di trotoar-trotoar. Basuki mengatakan, akan memberikan peringatan keras apabila imbauan dari Pemprov DKI Jakarta tidak diindahkan.

"Kita tangkap dari pengelola GO-JEK juga kasih kartu kuning, lama-lama kita coret," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (10/10).

Tak main-main, Ahok juga bakal menutup aplikasi pelayanan Go-jek apabila masih terlihat driver yang melanggar peraturan yang diterapkan di DKI.

"Nanti lama-lama nggak ada aplikasi mati sendiri pasti. Pasti dong kamu kalah bersaing dong," tegasnya.

Seperti diberitakan, selain Ahok, pendapat senada juga terlontar dari CEO Go-Jek, Nadim Makarim. Dia mengaku sepakat dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta untuk melarang para driver Gojek yang mangkal di trotoar jalan.

Hal tersebut dinyatakan Nadiem setelah banyaknya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan ulah driver yang sering mangkal dan menyebabkan kamacetan. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. GO Jek
  2. Ahok
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini