Sopir angkutan umum belum patuhi instruksi pemerintah turunkan tarif

Jumat, 1 April 2016 14:22 Reporter : Ronauli Manondangi Margareth
Sopir angkutan umum belum patuhi instruksi pemerintah turunkan tarif angkutan umum. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memastikan tarif angkutan umum akan diturunkan sekitar tiga persen. Ini menyusul penurunan harga premium dan Solar sebesar Rp 500 per liter. Kebijakan tersebut mulai berlaku per tanggal 1 April 2016 atau hari ini.

Sayangnya, masih ada segelintir pihak yang enggan mengikuti instruksi pemerintah. Salah satunya angkutan umum yang tak juga menurunkan tarifnya.

Menurut Anto, seorang kondektur bus Mayasari Bakti jurusan Blok M-Bekasi mengungkapkan dirinya belum mendapatkan perintah untuk menurunkan tarif angkutan dari bos nya. Sehingga, tarif yang berlaku saat ini masih normal seperti biasanya yakni Rp 10.000.

"Belum ada penurunan tarif angkutan hari ini. Belum tahu apa turun atau tidak. Itu tergantung manajemenkita," ujarnya, Jumat (1/4).

Sementara itu, beberapa penumpang mengaku sudah mengetahui perihal penurunan tarif angkutan umum yang diberlakukan hari ini. Salah satunya Rita, perempuan berusia 28 tahun ini berharap agar penurunan tarif dibarengi dengan turunnya harga kebutuhan bahan pokok.

"Ya maunya sih disesuaikan saja. Kalau BBM turun harusnya ongkos angkutan umum juga ikut turun. Tetapi semua bergantung kebijakan dari menejemen transportasi saja, bagaimana kebijakannnya," ucap Rita. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini