Serangan Membabi Buta Geng Motor hingga Menewaskan Pria Paruh Baya di Bintaro Permai

Senin, 21 September 2020 07:37 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Serangan Membabi Buta Geng Motor hingga Menewaskan Pria Paruh Baya di Bintaro Permai Geng motor serang warga di Bintaro Permai. ©Istimewa

Merdeka.com - Gerombolan pemotor mendadak menyerang sejumlah orang di sebuah warung Jalan Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (20/9) dini hari.

Keterangan diterima polisi dari saksi diketahui bahwa insiden berdarah itu terjadi pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, lima hingga 10 motor mendadak menyerang warga yang tengah berkumpul di warung di Jalan Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Gerombolan bermotor itu langsung mengayunkan senjata tajam ke sejumlah orang di lokasi hingga ada yang terluka. Seorang pria paruh baya turut menjadi korban tewas akibat dibacok gerombolan pelaku.

"Kurang lebih 10 orang di Warung didatangi 5 sampai 10 motor yang berboncengan dan langsung mengayunkan senjata tajam ke korban 1 (Riki) dan korban 2 (Toto) mencoba melerai, lalu dibacok dan meninggal dunia," kata Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Fajrul Choir saat dihubungi, Minggu (19/9).

Korban tewas bernama Toto Handoyo (59), warga Puri Kartika blok A5 No. 10 RT 001, RW 008 Tajur, Ciledug, Kota Tangerang. Dia tewas terkena sabetan senjata tajam dalam peristiwa itu.

Korban merupakan karyawan warung di tempat kejadian. Korban sedang berada di lokasi bersama sejumlah teman-temannya untuk nongkrong setelah warung tutup. Saat kejadian, Toto mencoba melerai keributan yang terjadi. Namun dia justru terkena sabetan senjata tajam dan akhirnya meninggal.

Selain menyebabkan korban meninggal dunia, peristiwa penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang tersebut mengakibatkan satu orang lainnya mengalami luka sabetan benda tajam dan dilarikan ke rumah sakit. Korban terluka bernama Riky Wahyudi (22) ber-KTP Dusun Manis RT 001, RW 001 Luragung Tonggoh, Luragung, Kabupaten Kuningan.

Para pelaku diduga kelompok geng motor. Berdasarkan keterangan salah satu saksi, saat penyerangan terjadi sempat meneriakkan yel-yel salah satu anggota geng motor bernama Moonraker.

"Kata saksi, kurang lebih 5 motor berboncengan melakukan penyerangan dengan celurit. Sebelum menyerang, mereka meneriakkan 'Wanien' yang merupakan yel-yel dari geng motor Moonraker," kata Fajrul.

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi di tempat kejadian untuk penyelidikan. Saat ini Polsek Pesanggrahan bersama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pengejaran terhadap para pelaku penganiayaan tersebut. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Geng Motor
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini