Sepinya Rapat Paripurna Interpelasi Anies Baswedan Terkait Formula E

Selasa, 28 September 2021 11:44 Reporter : Fikri Faqih
Sepinya Rapat Paripurna Interpelasi Anies Baswedan Terkait Formula E Rapat Paripurna Formula E Sepi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - DPRD DKI Jakarta mengagendakan rapat paripurna terkait penyampaian penjelasan anggota dewan pengusul secara lisan atas hak usulan interpelasi Formula E. Namun, rapat yang seharusnya dimulai pada pukul 10.00 WIB itu hingga pukul 11.41 WIB belum juga dimulai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merdeka.com, masih banyak kursi anggota dewan yang kosong. Belum lagi, dari lima pimpinan dewan baru Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saja yang hadir. Sementara keempat wakil ketua belum menandatangani absen.

Dari Fraksi PDIP, belum semua anggotanya menandatangani absen kehadiran rapat paripurna. Dari 25 anggota fraksi, baru sekitar 13 orang yang telah menandatangani absen. Sementara itu, dari fraksi PSI, baru 3 orang yang menandatangani absen dari 8 anggotanya.

rapat paripurna formula e sepi
©2021 Merdeka.com

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyatakan pihaknya akan tetap menggelar rapat paripurna hak interpelasi penyelenggaraan balap mobil listrik atau Formula E pada Selasa (28/9). Dalam penyelenggaraan rapat paripurna tersebut akan menentukan kelanjutan hak interpelasi untuk pemanggilan Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Yang penting kuorum dulu 50+1 dulu internal dewan sendiri kalau emang enggak setuju ya enggak papa dia keluar (7 fraksi penolak interpelasi)," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (28/9).

Politikus PDI Perjuangan itu meminta agar para fraksi penolak hak interpelasi dapat hadir dan dapat menyampaikan pendapatnya. Sebab interpelasi merupakan hak dari setiap anggota dewan.

Dia mengungkapkan, wakil ketua DPRD termasuk dalam tujuh fraksi yang menolak adanya interpelasi Formula E dan tidak menandatangani adanya penjadwalan rapat paripurna.

"Sekali lagi jangan buat parlemen jalanan kalau dia tahu aturan tatib ayo dong tandatangan para pimpinan jangan membuat kita orang parlemen menjadi pembodohan," ujarnya.

"Kalau dia mau dateng debat di situ (rapat paripurna) jangan debat di luar ini parlemen," tutup Prasetio.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik bersama tujuh fraksi penolak adanya hak interpelasi menyatakan pembahasan mengenai rapat paripurna interpelasi Formula E bukanlah agenda resmi.

Dia menyebut agenda tersebut merupakan colongan dari rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang dilakukan pada Senin (27/9).

"Kami Wakil Ketua DPRD kemudian tujuh fraksi ingin menyampaikan agenda colongan yang dilakukan oleh saudara ketua (Prasetio Edi) dalam rapat Bamus tadi. Agenda bamus tadi sebetulnya membahas tujuh kegiatan di luar rapat paripurna interpelasi," kata Taufik di kawasan Jakarta Pusat, Senin (27/9).

Menurut Taufik, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi sengaja memasukan agenda paripurna untuk hak interpelasi. Lanjut dia, hal tersebut melanggar tata tertib DPRD DKI Jakarta.

Karena hal itu, politikus Gerindra tersebut meminta agar pihak Pemprov DKI tidak hadir dalam penyelenggaraan rapat paripurna. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini