Sepanjang 2019, Pemprov DKI Proses 1 Ton Sampah Elektronik

Sabtu, 3 Agustus 2019 08:32 Reporter : Fikri Faqih
Sepanjang 2019, Pemprov DKI Proses 1 Ton Sampah Elektronik Sampah . ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta telah memproses sebanyak satu ton lebih sampah elektronik untuk akumulasi periode Januari hingga Juni 2019.

Berdasarkan catatan, sampah elektronik tersebut setidaknya berupa lampu dengan berat 576 kilogram dan baterai 518 kilogram. Belum lagi sampah elektronik lainnya seperti televisi, penanak nasi, serta barang elektronik besar semacam kulkas dan mesin cuci.

Kepala Seksi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Provinsi DKI Jakarta Rosa Ambarsari mengatakan, kebanyakan sampah-sampah elektronik tersebut diproses untuk dihancurkan. Bangkai televisi, misalnya, diproses dengan dipreteli terlebih dahulu bagian-bagian kecilnya lalu dihancurkan.

Ada pula sampah elektronik seperti baterai yang harus melalui proses penghilangan zat berbahaya untuk selanjutnya dibuang (dumping).

Pengelolaan sampah elektronik di DKI Jakarta dimulai pada 2017 lalu, yang termasuk ke dalam kategori pengelolaan sampah B3 bersama dengan limbah medis dan limbah berbahaya rumah tangga seperti kemasan kaleng bekas racun serangga.

Seperti dilansir dari Antara, selama dua tahun berjalan, Rosa mengaku tidak ada target serta ukuran capaian keberhasilan dari program pengelolaan sampah elektronik.

Namun dia mengambil contoh sampah elektronik yang telah terkumpul sudah cukup banyak sehingga bisa membantu mengurangi potensi bahaya lingkungan yang ditimbulkannya.

"Sampah baterai saja yang berhasil kita ambil itu 500 kg, bayangkan jika jumlah segitu dibuang begitu saja potensi bahaya terhadap lingkungan bisa besar," tutup Rosa. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini