Sandiaga sebut 8 persen pendukung Ahok belum move on dari Pilgub DKI

Rabu, 3 Mei 2017 15:46 Reporter : Anisyah Al Faqir
Sandiaga sebut 8 persen pendukung Ahok belum move on dari Pilgub DKI Anies-Sandi di DPP Gerindra. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, meski Masa kampanye dan pemilihan Pilgub DKI sudah selesai, namun gejolak di masyarakat antar pendukung belum sepenuhnya terekonsiliasi. Dalam survei internalnya, masih ada 15 persen warga Jakarta yang belum menerima hasil dari Pilgub DKI Jakarta.

"Alhamdulillah setelah mendapatkan survei internal yang kami tidak rilis itu angkanya sekarang sudah di bawah 15 persen jadi sekitar 8 persen di kami 8 persen di pihak Pak Basuki Djarot yang belum move on, jadi tugas kami segera meredam," kata Sandiaga di Posko Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/5).

Dia pun tak menampik gejolak arus bawah tersebut tak akan bisa menjadi hilang selamanya. Namun dia akan berusaha untuk mempersatukan kedua pihak yang sempat berbeda pilihan.

"Mungkin enggak bisa 0 persen tapi paling enggak angkanya tidak terlalu signifikan dan semakin cepat baik pendukung kami maupun pendukung Pak Basuki yang sudah memikirkan Jakarta sebagai satu kesatuan," jelasnya.

Pasangan duet Anies ini mengungkap alasan tak mau membahas berbagai kebijakannya hingga penetapan dari KPU DKI Jakarta. Sebab pembicaraan yang demikian itu mampu memicu pro dan kontra.

Dia pun pada akhirnya memilih untuk menahan dan menunggu keputusan resmi dari KPU DKI Jakarta.

"Kita tunggu sampai 5 Mei nanti penetapan dan kita harus disiplin nih ternyata pembicaraan kita mengenai prgram ini justru memicu pro kontra dan serang menyerang di antara para pendukung," tutur Sandiaga. [msh]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini