Saat PSBB Disnaker DKI Sidak 64 Kantor, 8 Ditutup

Senin, 14 September 2020 19:27 Reporter : Yunita Amalia
Saat PSBB Disnaker DKI Sidak 64 Kantor, 8 Ditutup penerapan psbb jakarta. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta merilis data perusahaan yang melanggar protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Per tanggal 14 September, 64 perkantoran dilakukan sidak, dari jumlah itu delapan kantor ditutup sementara.

"Per tanggal 14 September ada 64 perusahaan yang kami lakukan sidak," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI, Andri Yansyah, Senin (14/9).

Delapan perkantoran yang ditutup sementara diklasifikasikan menjadi dua faktor. Pertama, ditutup karena adanya kasus konfirmasi Covid-19. Kedua, perkantoran tidak menerapkan protokol yang wajib diterapkan kantor selama PSBB.

Untuk perkantoran yang ditutup karena adanya kasus positif Covid-19 sebanyak lima kantor yang tersebar di tiga wilayah Jakarta; tiga kantor di Jakarta Barat, satu kantor di Jakarta Timur, 10 kantor di Jakarta Selatan. Sementara kantor yang ditutup karena melanggar protokol sebanyak tiga kantor; satu kantor di Jakarta Pusat dan dua kantor di Jakarta Barat.

Andri mengatakan, saat sidak hari ini belum ada denda yang dijatuhkan kepada perkantoran. Penutupan akibat melanggar protokol sebagai bentuk sanksi administratif.

Baca Selanjutnya: DKI Tarik Rem Darurat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini