Saat Pidato 2 Menit Anies Baswedan Dipuji Bisa Pengaruhi Sekjen PBB

Senin, 19 April 2021 11:19 Reporter : Ahda Bayhaqi
Saat Pidato 2 Menit Anies Baswedan Dipuji Bisa Pengaruhi Sekjen PBB Anies Baswedan Rayakan Hari Air Sedunia. ©2021 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Pidato singkat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipuji berhasil mempengaruhi Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Usulan Anies tentang kebijakan dampak perubahan iklim langsung diterima saat bicara hanya dalam waktu dua menit.

Momen itu terjadi saat Anies menjadi salah satu pembicara dalam forum virtual Dialogue Between C40 Mayors and UN Secretary General-Advancing Carbon Neutrality and Resilent Recovery for Cities and Nation, pada Jumat (16/4) malam.

Mantan Mendikbud ini mengusulkan PBB apa yang bisa dilakukan untuk membantu dan mendukung kota-kota anggota PBB. Anies bilang, PBB bisa mendorong negara-negara mengakui pencapaian aksi iklim di tingkat kota.

"Pertama-tama, PBB dapat mendorong negara-negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan pada tingkat kota dan itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Determined Contribution (NDC) dari aksi iklim," ujar Anies dalam sebuah video melalui akun Instagramnya @aniesbaswedan, Senin (19/4).

Kedua, Anies mengusulkan PBB membantu terjadinya integrasi vertikal dan horizontal pada tingkat aksi serta kebijakan. Serta, untuk menuju COP 26, PBB perlu mendukung negara mengembangkan arsitektur dan strukur pendanaan komprehensif kepada pemerintah tingkat nasional pada forum global untuk dieksekusi di tingkat lokal.

"Kedua, dalam kapasitas PBB, PBB mampu meminjamkan tangannya untuk mendorong terjadinya integrasi vertikal dan horizontal pada tingkat aksi serta kebijakan. Terakhir, dalam rangka menuju COP 26, PBB dapat pula mendukung negara-negara untuk mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan yang komprehensif untuk menerjemahkan manfaat-manfaat yang diperoleh pemerintah nasional pada forum global untuk dieksekusi pada level lokal," jelas Anies.

Anies juga menegaskan, komitmen Jakarta sebagai kota yang menjalankan aksi iklim. Salah satunya adalah mengubah pembangunan berbasis mobil kepada transportasi berbasis transit. Jakarta, menurut Anies, memiliki target zero emission pada 2050.

"Jakarta telah berkomitmen untuk menjadi Kota Berketahanan Iklim. Saat ini, Jakarta telah bertransformasi dari pembangunan yang berbasis mobil ke pembangunan yang berbasis pada transit. Jakarta memimpin dalam aksi transportasi dan mobilitas yang berkelanjutan dan kami ingin melanjutkan lebih jauh," kata Anies.

Baca Selanjutnya: Dipuji Mantan Walikota Toronto...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini