Saat gubernur DKI pecat 300 PNS yang korupsi dan persulit rakyat

Minggu, 20 Maret 2016 08:35 Reporter : Ramadhian Fadillah
Saat gubernur DKI pecat 300 PNS yang korupsi dan persulit rakyat Ali Sadikin. ©Bang Ali Demi Jakarta 1966-1977

Merdeka.com - Cerita para pegawai negeri sipil (PNS) malas melayani rakyat bukan hal baru. Gubernur Ahok sering sekali marah. Ternyata dari zaman dulu pun kelakuan PNS DKI banyak yang membuat kesal atasannya.

Gubernur Ali Sadikin memimpin Jakarta dari tahun 1966 sampai 1977. Salah satu gebrakan yang dilakukan Bang Ali adalah membenahi birokrasi.

Bang Ali selalu marah jika mendengar ada PNS yang mempersulit rakyat atau sulit ditemui.

"Laporkan pada saya!" katanya selalu.

Bang Ali beberapa kali gebrak meja saat rapat gara-gara kepala dinas terlambat datang. Seramnya Bang Ali membuat para PNS disiplin.

Dia juga membuka ruang diskusi yang seluas-luasanya dengan bawahan. Bang Ali paling benci melihat para PNS yang hanya bilang "ya" saja untuk menyenangkan atasan.

"Sikap seperti itu yang bisa menjerumuskan kita," pesannya.

Bang Ali mengakui, selama dia menjabat, tak kurang dari 300 PNS di DKI dipecat. Tapi dia tak menggembor-gemborkan hal itu. Menurutnya sanksi dipecat bagi seorang PNS adalah hal yang sangat berat.

Tapi Bang Ali juga tak cuma bisa marah. Dia menggerakkan sistem, membuat anak buahnya dinamis dan punya inisiatif.

"Pemimpin itu tak cuma bisa marah, tetapi harus bisa memberi petunjuk bagaimana seharusnya dan menunjukkan dimana letak kesalahan bawahan," katanya. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Ali Sadikin
  3. Jakarta
  4. DKI Jakarta
  5. PNS
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini