Rute Perluasan Ganjil Genap dan 13 Jenis Kendaraan yang Dibebaskan

Senin, 9 September 2019 06:30 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Rute Perluasan Ganjil Genap dan 13 Jenis Kendaraan yang Dibebaskan Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap di jalan Pramuka. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Perluasan ganjil genap di 25 ruas jalan DKI Jakarta mulai diberlakukan hari ini, Senin 9 September 2019. Bagi mereka yang melanggar, akan langsung dikenakan sanksi tilang oleh polisi.

Namun, ada juga sejumlah jenis kendaraan yang terbebas dari aturan ganjil genap. Setidaknya ada 13 kategori yang tak kena aturan ganji genap.

Mereka adalah, kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas, Ambulans, Pemadam kebakaran, angkutan umum berpelat kuning, kendaraan yang digerakkan dengan motor listrik serta sepeda motor.

Selanjutnya, kendaraan barang khusus BBM dan BBG, kemudian mobil pejabat tinggi negara meliputi Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, DPR, DPD, Ketua MA, MK, KY dan BPK). Kendaraan dinas operasional berpelat dinas, TNI, dan Polri.

Sepuluh, Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara, kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.

Dua belas, kendaraan pengangkut uang Bank Indonesia, antar bank, pengisian anjungan tunai mandiri dengan pengawasan dari Polri. Tiga belas, kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang dengan pengawasan polri.

Perluasan Ganjil Genap

Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap dijelaskan, 25 ruas jalan yang diberlakukan sistem itu.

Di antaranya yakni jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Gajah Mada, Jalan Majapahit, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Ada pula Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan Fatmawati (simpang Jalan Ketimun 1 - simpang Jalan TB Simatupang), Jalan Gatot Subroto, Jalan MT Haryono, Jalan Rasuna Said, dan Jalan DI Panjaitan.

Lalu, Jalan Pramuka, Jalan Gunung Sahari, Jalan Stasiun Senen, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya sisi Barat, Jalan Salemba Raya sisi Timur (simpang Jalan Paseban Raya - simpang Jalan Diponegoro), Jalan Ahmad Yani, dan Jalan S Parman.

Kemudian pembatasan pemberlakuan sistem ganjil genap tidak berlaku pada Sabtu, Minggu dan libur Nasional. Pelaksanaannya berlangsung pada pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini