Rustam mundur, PNS merasa kehilangan

Rabu, 27 April 2016 14:22 Reporter : Adriana Megawati
Rustam mundur, PNS merasa kehilangan Rustam Effendi-Ahok. ©2016 merdeka.com

Merdeka.com - Rustam Effendi, mundur dari jabatannya sebagai wali kota Jakarta Utara. Rustam mundur setelah bersitegang dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Pascapengunduran diri Rustam, PNS tetap bekerja seperti biasa. Pantauan merdeka.com di lokasi, PNS yang mengenakan seragam putih serta bawahan berwarna hitam tampak sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

"Sebenarnya kita juga enggak pengen pak Rustam mengundurkan diri. Tapi ya sebagai bawahan ita semua tetap melayani masyarakat, khususnya warga Jakarta Utara dan sekitarnya," tutur Hidayat kepada merdeka.com di kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (27/4).

Sebelumnya, Rustam Effendi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Walikota Jakarta Utara terhitung sejak Jumat (22/4) sore. Ia juga berpamitan dengan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi, Selasa (26/4) lalu.

Perseteruan berawal ketika Ahok menuding Rustam tak becus dalam menyelesaikan proyek penanggulangan banjir. Kegeraman Ahok terhadap Rustam ini disampaikan dalam rapat penanggulangan banjir bersama jajaran Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

Selain itu, dengan nada tinggi Ahok juga menyindir Rustam yang mendukung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Belum selesai, Ahok juga menyebut Rustam memiliki 'geng' yang di dalamnya terdapat perkumpulan pejabat yang hobi main golf. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini