Respons Wagub DKI Terkait Keluhan Pelanggan TransJakarta Saldo Terpotong Dua Kali

Selasa, 11 Oktober 2022 13:49 Reporter : Lydia Fransisca
Respons Wagub DKI Terkait Keluhan Pelanggan TransJakarta Saldo Terpotong Dua Kali Bus Transjakarta Kembali Beroperasi 24 Jam. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengomentari keluhan pelanggan Transjakarta yang saldo Kartu Uang Elektronik (KUE) miliknya terpotong dua kali akibat penerapan kebijakan wajib tap in dan tap out.

"Enggak ada yang bayar dua kali. Sejauh yang saya tahu, tidak mungkin bayar dua kali," kata Riza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (11/10).

Riza juga menjelaskan, kewajiban tap in dan tap out digunakan untuk mengetahui perjalanan pengguna TransJakarta.

"Itu tap in-tap out tujuannya supaya kita mengetahui masuk di mana, keluar di mana. Dengan sistem terintegrasi ini, kita harus tahu perjalanan orang, dari mana ke mana, itu satu sistem yang sangat baik," kata Riza.

Padahal, sebelumnya, banyak penumpang yang mengeluh saldo kartu pembayarannya terpotong dua kali.

Menanggapi hal tersebut diberlakukan. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengatakan akan mengembalikan saldo penumpang yang terpotong dua kali.

"Setelah kita bicarakan, nanti akan ada kebijakan mengembalikan saldo yang terpotong bukan karena kesalahan yang ngetap out sebelumnya," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor saat dihubungi, Rabu (5/10).

Anang menjelaskan, sistem yang baru berlaku tersebut memotong saldo pengguna meskipun tidak melakukan perjalanan sebelumnya.

"Jadi kan secara sistem ada yang entah bagaimana bisa terpotong dua kali. Padahal, dia tidak melakukan perjalanan atau sebelumnya tidak tap out di perjalanan sebelumnya. Artinya, misalnya ada orang yang beberapa waktu tidak menggunakan, terus menggunakan, terpotong dua kali," jelas Anang.

2 dari 2 halaman

Untuk meminta pengembalian saldo, penumpang bisa menghubungi Customer Care JLI di Whatsapp 081260001440 dengan melaporkan nomor kartu dan detail kejadian. Lalu, laporkan nomor handphone pengguna yang dapat dihubungi.

Apabila dalam hal hasil pemeriksaan dan investigasi JakLingko Customer Care menemukan kesalahan pada transaksi, maka PT JakLingko Indonesia bertanggung jawab terhadap transaksi tersebut.

"Itu somehow entah kenapa sistemnya seperti itu JakLingko dan itu akan dikembalikan," kata Anang. 

Baca juga:
Anjungan Halte TransJakarta di Bundaran HI Mulai Diuji Coba
Halte Transjakarta Bundaran HI Sudah Dibuka, Warga Antre Foto Patung Selamat Datang
Klaim Sudah Normal, PT JakLingko Sebut Masyarakat Adaptasi Sistem Tap In-Tap Out
Anies Luncurkan Tarif Integrasi JakLingko, Biaya Maksimal Rp10.000
Polemik Renovasi Halte Tosari dan Terhalangnya Patung Selamat Datang 'Ikon' DKI

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini