Ratusan Pohon yang Ditebang di Monas Diganti dengan Tabebuya & Cemara Norfolk

Jumat, 17 Januari 2020 20:38 Reporter : Yunita Amalia
Ratusan Pohon yang Ditebang di Monas Diganti dengan Tabebuya & Cemara Norfolk Pepohohan di Kompleks Monas Ditebang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Lahan di kawasan Monumen Nasional (Monas) bagian selatan menuai kritik dari koalisi pejalan kaki. Melalui akun Twitter @trotoarian, pekerjaan revitalisasi di atas lahan sekitar 4 hektare itu dianggap kontradiktif.

Koalisi Pejalan Kaki keberatan karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kegiatan revitalisasi dengan mengorbankan pohon. Pepohonan besar di lahan tersebut ditebang.

Pantauan merdeka.com Jumat siang, lahan tersebut sudah hampir rata berwarna cokelat. Terdapat satu truk molen terdengar sedang mengaduk campuran semen dan pasir.

Selain truk molen, ada pula satu unit ekskavator berwarna hijau yang sedang tidak dioperasikan. Namun di depannya, terlihat gundukan tanah.

Pagar yang mengelilingi area lahan itu terpasang spanduk besar dan bertuliskan "Mohon maaf atas ketidaknyamanan anda sedang dilaksanakan kegiatan revitalisasi kawasan Monumen Nasional dan Plaza Selatan Monas, ruang terbuka publik yang juga berfungsi sebagai plaza upacara dan plaza parade".

Baca Selanjutnya: Sementara itu wujud pepohonan yang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini