Ratusan Pencari Suaka Masih Bertahan di Kalideres

Senin, 2 September 2019 09:56 Reporter : Merdeka
Ratusan Pencari Suaka Masih Bertahan di Kalideres Pencari Suaka di Depan Eks Kodim Kalideres. ©2019 Merdeka.com/Chicilia Inge/Magang

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menghentikan bantuan pada pencari suaka per tanggal 31 Agustus 2019 lalu. Namun hingga Senin (2/9), masih ada sekitar 400-an pencari suaka masih bertahan di Gedung Eks Kodim, Kalideres, Jakarta Timur.

"Itu masih ada 350 sampai 400-an yang bertahan di sana (Kalideres)," kata Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri saat dihubungi Liputan6.com, Senin (2/9).

Taufan menjelaskan, pemindahan pencari suaka dilakukan secara bertahap. Dia menyebut pihaknya telah mengirimkan surat kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) soal tenggat waktu pengosongan gedung hingga 31 Agustus 2019.

Dia mengungkapkan, alasan pencari suaka untuk bertahan yakni uang bantuan yang diberikan oleh pihak UNHCR terlalu kecil dan negosiasi masih terus berlangsung. Karena terdapat info pemberian bantuan sejumlah uang, jumlah pencari suaka pun bertambah.

"Karena infonya begitu, dapat duit jadi pada turun gunung. Seperti dari Bogor, tapi sudah kekunci karena kita membatasi jumlah terakhir itu," ujarnya.

Selain itu, Taufan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan pembahasan dengan pihak UNHCR hingga sejumlah kementerian untuk para pencari suaka.

Sebelumnya, para pencari suaka mulai dipindahkan pada Kamis, 29 Agustus 2019. Mereka dipindahkan ke daerah Tebet, Jakarta Selatan.

"Di Tebet diberikan bantuan untuk mereka bisa mengenakan uang untuk kos atau sewa rumah," kata Taufan saat dihubungi, Jumat (30/8).

Dia menjelaskan, pihak yang memberikan bantuan kos atau sewa rumah ini adalah bagian Corporate Social Responsibility (CSR) dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Para pencari suaka diberikan uang untuk kemudian diminta mencari tempat tinggal sendiri. Jumlahnya ada sekitar 400 pencari suaka yang terjaring untuk menerima dana.

Pencari suaka yang diutamakan untuk menerima dana adalah mereka yang dinilai paling rentan.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini