Ratna Sarumpaet meradang dilarang berdemo di depan Gedung KPK

Kamis, 2 Juni 2016 14:47 Reporter : Ronald
Ratna Sarumpaet meradang dilarang berdemo di depan Gedung KPK Ahmad Dhani di depan Gedung KPK. ©2016 Merdeka.com

Mana ada demo yang nggak macet.


- Ratna Sarumpaet

Merdeka.com - Aktivis HAM Ratna Sarumpaet geram lantaran aksi demo menolak Ahok yang rencananya digelar di Gedung KPK baru dilarang Kepolisian. Ia merasa alasan polisi yang melarang karena akan menimbulkan kemacetan mengada-ngada.

"Mana ada demo yang nggak macet, kalau dialihkan ke Gedung KPK baru buat apa? Yang isinya setan doang," ujar Ratna saat mendatangi Polda Metro Jaya, terkait penahanan kendaraan dan delapan orang kru oleh Polda Metro Jaya, Kamis (2/6).

Kepada Ratna, pihak Kepolisian beralasan jika pelarangan berdemo tersebut dikeluarkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ibunda model artis Atiqah Hasiolan ini lantas mempertanyakan larangan itu.

"Kalau ini benar-benar terjadi saya sebagai WNI yang memperjuangkan demokarasi marah sendiri marah pada presiden, ada hak apa?" ungkapnya.

Di tempat yang sama, musisi Ahmad Dhani menambahkan dirinya semalam dihubungi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti untuk menyampaikan jika aksi demo tersebut dilarang.

"Jadi saya di telepon kemarin malam oleh Pak Krishna. Ternyata ada instruksi presiden, inpres untuk tidak boleh demo di gedung KPK yang lama. Kalau mau demo di gedung KPK yang baru," katanya

Oleh karena itu, setelah dihubungi Krishna dirinya mengaku menulis kicauan di akun Tweeter resminya, "Instruksi Presiden Gedung KPK tdk boleh DEMO...takut brow????"

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang direncanakan pada hari ini di Depan Gedung KPK, Jalan H.Rasuna Said, Jakarta Selatan yang bertemakan 'Panggung Aksi Tangkap Ahok' yang dijadwalkan pada Pukul 10.00 Wib. Namun sepertinya akan batal karena sejumlah perangkat aksi telah diamankan oleh Polda Metro Jaya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini