RAPBD DKI terancam molor, Ahok salahkan dewan

Senin, 13 Oktober 2014 13:03 Reporter : Sri Wiyanti
RAPBD DKI terancam molor, Ahok salahkan dewan Ahok hadiri acara Indonesia bebas rabies. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta tahun anggaran 2015 terancam molor. Hal ini disebabkan oleh alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI yang belum ditetapkan, sehingga berpotensi mengganggu pengesahan RAPBD 2015.

Beberapa alat kelengkapan dewan yang terkait erat dengan pembahasan dan pengesahan RAPBD DKI 2015 adalah badan Anggaran (Banggar) dan Komisi DPRD DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melihat alat kelengkapan dewan belum terbentuk. Berdasarkan hal ini, Ahok memproyeksi pembahasan dan pengesahan RAPBD DKI 2015 tidak bisa ditetapkan akhir tahun ini.

"Perangkat DPRD DKI kan kemarin belum siap. Bisa-bisa APBD DKI terhambat dan terlambat sebulan lagi. Ini gara-gara belum ada alat kelengkapan dewan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (13/10).

Meski demikian, Ahok mengatakan, Pemprov DKI telah mengusulkan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorita Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2015. Biasanya, dari KUA-PPAS tersebut akan dibahas mengenai besaran total anggaran dan komposisi pembagian anggaran dalam RAPBD 2015. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. DPRD DKI
  2. Jokowi Ahok
  3. APBD DKI
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini