Puja puji Djarot dan Ahok setelah Rustam mundur

Rabu, 27 April 2016 09:29 Reporter : Mardani
Puja puji Djarot dan Ahok setelah Rustam mundur Ahok. ©2015 merdeka.com/fikri faqih

Dia lebih gentle. Itu menunjukkan jati dirinya. Kita ingin semuanya lebih gentle seperti itu lebih enak.


- Djarot Saiful Hidayat

Merdeka.com - Situasi di internal pemprov DKI belakangan panas. Sebabnya, terjadi perseteruan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi.

Perseteruan berawal ketika Ahok menuding Rustam tak becus dalam menyelesaikan proyek penanggulangan banjir. Kegeraman Ahok terhadap Rustam ini disampaikan dalam rapat penanggulangan banjir bersama jajaran Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

Selain itu, dengan nada tinggi Ahok juga menyindir Rustam yang mendukung Yusril Ihza Mahendra sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Belum selesai, Ahok juga menyebut Rustam memiliki 'geng' yang di dalamnya terdapat perkumpulan pejabat yang hobi main golf.

Rustam pun akhirnya memilih mundur dari posisi Wali Kota Jakarta Utara. Namun dia membantah keputusan itu diambil karena sakit hati.

Sebelum memutuskan mundur, Rustam rupanya lebih dulu menghubungi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Djarot mengaku sempat berkomunikasi pada Senin malam sebelum Rustam memutuskan mundur.

Dalam perbincangan itu, kata Djarot, Rustam menyatakan niatan mundur sudah bulat.

"Kemarin malam-malam mau mundur telepon saya, dia (Rustam) bilang mau mundur, itu sudah dipikir masak-masak sama dia," kata Djarot saat ditemui di Gedung Auditorium Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Selasa (26/4). [hhw] SELANJUTNYA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini