PSI Kritik Kunker Anies Langkah Safari untuk Pilpres: Lebih Baik Fokus di Jakarta

Selasa, 27 April 2021 13:56 Reporter : Yunita Amalia
PSI Kritik Kunker Anies Langkah Safari untuk Pilpres: Lebih Baik Fokus di Jakarta Keseruan Anies Baswedan panen padi bareng petani Cilacap. ©Instagram/@aniesbaswedan

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengkritik safari dinas Gubernur Anies Baswedan ke Jawa Timur dan Jawa Barat. William memandang langkah Anies tersebut mencerminkan kegagalan memimpin ibu kota.

"Lebih baik Pak Anies fokus bekerja di DKI Jakarta," kata William, Selasa (27/4).

Politikus PSI itu mengatakan, langkah Anies tidak lebih dari langkah awal memasuki kontestasi pemilihan presiden 2024 mendatang. Hanya saja, imbuhnya, jika kinerja tidak ditingkatkan, sulit bagi Anies terpilih sebagai Capres.

Sebaliknya, William menilai kinerja yang baik sebagai Gubernur DKI Jakarta akan memudahkan Anies menjadi calon Presiden di 2024. "Jika Pak Anies memiliki kinerja yang baik di DKI Jakarta, pasti akan memudahkan nasib beliau menjadi RI 1," katanya.

Namun, William menilai, memenuhi janji-janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang masa jabatan nya habis tahun depan sudah terlambat, sehingga peluang menjadi Presiden RI semakin menipis.

"Masa jabatan beliau habis tahun depan, mustahil bisa menuntaskan janji kampanye. Melihat kondisi seperti itu, sulit untuk terpilih menjadi Presiden RI karena beliau gagal di DKI Jakarta," ucapnya.

Sebelumnya Anies mengunjungi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dalam rangka penandatanganan kontrak kerjasama pangan. Dari kerjasama ini, para petani diharapkan mendapat harga kompetitif dan pasokan beras di Jakarta tercukupi.

Anies mengatakan, satu di antara poin kerjasama DKI dengan Kabupaten Ngawi yaitu sistem resi gudang. Sistem ini membuat petani tidak perlu segera menjual harga gabah dengan harga rendah, melainkan dapat menyimpannya terlebih dahulu, meningkatkan kualitas.

"Sehingga harganya juga akan stabil," kata Anies, Minggu (25/4).

Anies berujar, dengan adanya sistem ini petani akan memiliki kepastian terkait harga produk mereka. Selain itu, dengan menyimpannya di resi gudang, petani dapat memanfaatkan untuk mengambil pinjaman pembiayaan dari lembaga keuangan.

"Mereka juga bisa memanfaatkan untuk mengambil pinjaman pembiayaan dari lembaga keuangan," imbuhnya.

Kunjungan kerja ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, juga dilakukan Anies. Kesempatan ini digunakan untuk membangun kerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kuningan di sektor pertanian atau peternakan.

"Kami berpikir bisa tidak (kerja sama) dengan Kuningan, mungkin bukan hanya beras bisa jadi telur yang saya dengar produksi telurnya surplus,” ujar Anies dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/4).

Anies menuturkan, Pemprov DKI telah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, di sektor pertanian. Beberapa waktu lalu, Pemprov DKI bersama Pemkab Cilacap melakukan panen raya beras.

Kerjasama ini menurut Anies dapat menjaga pasokan beras warga Jakarta, dan memberdayakan petani Cilacap. Demikian pula jika kerjasama dengan Kuningan. Kedua daerah dinilai memiliki keuntungan masing-masing dengan cara berkolaborasi.

"Silahturahmi akan membawa manfaat dan membuka intensitas kerja bersama antara Jakarta dan Kuningan, terlebih kami kemarin coba di Cilacap," tuturnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini