PSI Desak Evaluasi Jakpro dan Kontraktor Pembangun JIS Buntut Pembatas Tribun Roboh

Senin, 25 Juli 2022 17:06 Reporter : Yunita Amalia
PSI Desak Evaluasi Jakpro dan Kontraktor Pembangun JIS Buntut Pembatas Tribun Roboh Pagar tribun penonton JIS roboh. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo menuntut adanya evaluasi terhadap PT Jakarta Propertindo Jakpro dan kontraktor Jakarta International Stadium (JIS). Hal ini sehubungan pagar pembatas tribun utara yang roboh pada saat grand launching JIS, Minggu (24/7).

"Baru saja diresmikan dan selesai dibangun bahkan pertama kali dipakai, masa sudah roboh, ini memalukan sekali. Pemprov DKI harus mengevaluasi Jakpro dan kontraktor yang membangun JIS tersebut," ujar Anggara, Senin (25/7).

Bukan hanya mengevaluasi, Anggara menuntut Pemprov DKI harus mengecek ulang semua fasilitas dan bangunan di JIS, memastikan bahwa stadion tersebut sudah layak dipergunakan.

"Pastikan kualitasnya benar benar layak dipergunakan secara massal. Di awal pembangunan saja gembar -gembor pembangunan JIS sampai menggandeng engineering dari Inggris yang turut merancang Olympic Stadium, Kandang Arsenal Emirates Stadium, dan Tottenham Hotspur Stadium di London. Alhasil, baru sekali digunakan sudah ada bagian yang roboh," ungkapnya.

Anggara yang karib disapa Ara ini mengatakan jumlah penonton grand launching JIS kemarin masih di bawah kapasitas yang bisa ditampung oleh stadion tersebut.

2 dari 2 halaman

Jaklingko mengklaim mereka hanya menjual 64.000 tiket penonton, sedangkan kapasitas penonton di JIS bisa menampung hingga 82.000 penonton.

"Ini betul-betul menjadi perhatian kami di DPRD DKI. Pasalnya, stadion ini akan digunakan secara intensif untuk beragam kegiatan, jangan sampai konstruksi JIS malah tidak support bahkan ada roboh-roboh lainnya yang menyusul, apalagi sampai menelan korban. Pemprov harus segera benahi hal ini," tegasnya.

Ara juga mengkritisi respon Gubernur Anies Baswedan yang menyatakan pagar tribun roboh gara-gara euforia Jakmania.

"Pak Anies tidak elok menyalahkan euforia jakmania sebagai penyebab robohnya pagar tribun stadion. Keriuhan, kegembiraan di stadion hal yang wajar, dan memang itu perutukannya. Jangan seolah-olah Gubernur cuci tangan soal ini," tandasnya.

"Kasus ini sebetulnya akan sama dengan Taman Honda, belum OK 100% tapi sudah di-launch. Jangan sampai muncul dugaan hanya untuk mengejar masa farewell Gubernur," tutup Ara.

[eko]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini